Pages

Wednesday, 30 October 2013

Profil Negara Maju dan Negara Berkembang

Maju tidaknya suatu negara pada dasarnya tidak didasarkan pada umur, sumber daya alam, atau ras dan warna kulit penduduknya. Ada negara yang berumur lebih dari 2.000 tahun seperti Mesir dan India, tetapi masih menjadi negara berkembang. Sebaliknya, negara yang baru berumur kurang dari 150 tahun seperti Kanada dan Selandia Baru bisa menjadi negara maju. Ketersediaan sumber daya alam juga tidak menjadi jaminan bahwa suatu negara bisa menjadi negara maju. Misalnya negara Singapura dan Jepang yang miskin sumber daya alam bisa lebih maju daripada Indonesia yang kaya sumber daya alam. Demikian pula ras dan warna kulit. Jadi, maju dan tidaknya negara bersumber dari kualitas sumber daya manusianya. Berikut ini profil beberapa negara maju dan negara berkembang.

1) Amerika Serikat
Amerika Serikat merupakan negara maju yang mempunyai pengaruh besar di dunia. Amerika terletak di Benua Amerika. Tepatnya di antara 24 33'LU–70 23'LU dan 112'BB–66'BB. Luas negara Amerika mencapai 9.826.630 km2.

a) Perekonomian Amerika Serikat
Produk-produk buatan Amerika dapat dikatakan menguasai pasar dunia.  Sektor industri
menyumbang sekitar 20,7% dari seluruh pendapatan nasional Amerika Serikat. Industri di Amerika menghasilkan mobil, mesin,  bahan kimia, tekstil, besi baja, tembaga, dan pesawat terbang. Sektor pertanian di Amerika menghasilkan antara lain gandum, jagung, padi, kapas, buah-buahan, tembakau, dan kayu keras. Meskipun sumbangan sektor pertanian hanya 1% dari pendapatan nasional, tetapi Amerika merupakan salah satu pemasok bahan pangan terbesar di dunia. Sumbangan sektor jasa terhadap perekonomian Amerika sebesar 78,3%. Jasa yang dihasilkan misalnya, jasa keuangan, konsultan, perbankan, telekomunikasi, dan informasi.

b) Keadaan Penduduk
Jumlah penduduk Amerika pada tahun 2006 menurut data dari CIA World Factbook adalah 298.444.215 jiwa. Tingkat pertumbuhan penduduknya adalah 0,91% per tahun. Jumlah penduduk Amerika menempati urutan ke-3 di dunia. Tingkat kepadatan penduduk di Amerika sangat tinggi. Hal ini karena semakin meningkatnya perpindahan penduduk dari negara lain ke Amerika. Perekonomian Amerika yang kuat dan kebebasan bagi individu menyebabkan Amerika menjadi semacam tanah impian (dream land) bagi para pendatang.

c) Tingkat Pendidikan
Tingkat pendidikan dan sistem pendidikan yang diterapkan di Amerika sangat maju. Dari total penduduk, 97%-nya sudah memiliki kemampuan baca dan tulis (melek huruf). Amerika memiliki universitas-universitas yang mencetak para ahli dan ilmuwan andal. Beberapa universitas tersebut, yaitu Universitas Harvard, Universitas Boston, Institut Teknologi Massachussets, dan Universitas Dallas.

d) Kemajuan Teknologi
Pemerintah dan dunia usaha di Amerika memberi perhatian besar pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pemerintah tidak segan-segan memberikan dana yang besar untuk kegiatan penelitian dan pengembangan teknologi. Kemajuan teknologi telah meningkatkan daya saing bangsa Amerika dalam berbagai bidang, terutama dalam bidang industri dan jasa.

e) Perkembangan Budaya
Penduduk asli Amerika adalah bangsa Eskimo dan Indian. Pendatang Amerika sebagian besar berasal dari Eropa, seperti Inggris, Prancis, Belanda, dan Spanyol. Selain itu, pendatang berasal dari seluruh penjuru dunia. Budaya Amerika pada dasarnya dilandasi oleh ideologi atau paham kebebasan. Setiap individu bebas mengekspresikan sikapnya selama tidak mengganggu kepentingan orang lain. Contoh kebebasan tersebut antara lain kebebasan bersaing, menyampaikan pendapat, dan gaya hidup sehari-hari.

2) Singapura
Republik Singapura adalah sebuah negara kota di Asia Tenggara yang terletak di ujung Semenanjung Malaysia, berbatasan dengan Johor (Malaysia) dan Kepulauan Riau (Indonesia). Luas wilayah negara ini adalah 581 km2 dengan panjang 43 km dan lebar 22 km. Wilayah yang kecil dan tidak memiliki sumber daya alam bukan menjadi halangan untuk menjadi negara maju.

a) Perekonomian Singapura
Singapura memiliki pendapatan per kapita kelima tertinggi di dunia. Pelaku ekonomi Singapura merupakan pelaku ekonomi yang paling kompetitif di dunia. Bidang ekspor, perindustrian, dan jasa merupakan sektor yang penting dalam ekonomi Singapura. Komoditas ekspor Singapura adalah barang-barang elektronik, bahan-bahan konstruksi, dan lain-lain. Komoditas impornya adalah bahan makanan, minyak bumi, dan bahan-bahan baku industri. Pemerintah Singapura menetapkan simpanan uang yang tinggi dengan memperkenalkan sistem penyimpanan uang yang wajib kepada para pekerja. Dengan sistem ini, Singapura menempati peringkat ke-18 negara terkaya di dunia. Singapura mempunyai simpanan dana cadangan sebesar US$139 miliar. Singapura juga menjadi pusat jasa keuangan dunia.

b) Keadaan Penduduk
Singapura merupakan salah satu negara yang paling padat di dunia. Sekitar 85% dari rakyat Singapura tinggal di rumah susun dan apartemen yang disediakan oleh dewan pengembangan perumahan Singapura. Berbagai fasilitas umum tersedia dan berstandar internasional. Mayoritas penduduk Singapura adalah etnis Tionghoa, sedangkan penduduk lain adalah etnis Melayu merupakan penduduk asli dan etnis India.  

c) Tingkat Pendidikan
Singapura menjadi pusat pendidikan dunia selama bertahun-tahun. Sistem pendidikan bertujuan memenuhi kebutuhan individual dan mengembangkan bakat. Sekolah-sekolah Singapura menerapkan kebijakan dua bahasa. Kurikulum pendidikan disusun untuk mengembangkan inovasi dan semangat kewiraswastaan. Sekolah di Singapura juga memiliki standar yang tinggi, terutama untuk bidang matematika dan ilmu pengetahuan.

d) Infrastruktur
Singapura merupakan salah satu negara yang memiliki jalur perhubungan terbaik di dunia, baik melalui darat, udara, maupun laut. Pelabuhan udara Changi melayani lebih dari enam puluh perusahaan penerbangan dunia. Singapura juga disebut sebagai negara yang mempunyai koneksi/hubungan paling banyak di Asia. Singapura memiliki rata-rata masukan melalui internet sebanyak 42%.

3) Cina
Cina merupakan salah satu negara berkembang yang memiliki wilayah terluas dan jumlah penduduk terbesar di dunia. Luas wilayah Cina mencapai 9.596.961 km2. Cina terletak di Benua Asia dengan letak georgrafis antara 18' LU– 54'BT dan 73'BT–135'BT. Saat ini Cina merupakan salah satu negara berkembang yang kini mulai menjadi salah satu negara industri baru.

a) Perekonomian
Kemajuan ekonomi Cina mulai terlihat sejak negara yang semula tertutup tersebut membuka perekonomiannya dengan negara lain. Hal ini terlihat dari meningkatnya sumbangan sektor industri terhadap perekonomian Cina. Sektor industri menyumbang 53,1% dari pendapatan nasional Cina. Kegiatan industri berkembang di Beijing hingga Tianjiang, Shenyang, dan Nanjiang hingga Shanghai. Negara Tirai Bambu ini menghasilkan mesin bubut, alat-alat pertambangan, suku cadang kendaraan bermotor, mesin, semen, dan pupuk. Cina juga mengembangkan industri perakitan elektronik, seperti komputer dan telepon genggam. Kegiatan pertanian dan pertambangan menyumbang sebesar 14,4% dari pendapatan nasionalnya. Kegiatan pertanian dikembangkan di lembah Sungai Huang Ho, Chang Jiang, dan Xianjiang. Hasil-hasil pertanian Cina antara lain padi, jagung, gandum, kedelai, kacang, sorgum, kapas, dan teh. Cina juga kaya bahan tambang. Jenis bahan tambang yang dimiliki Cina antara lain minyak bumi, gas alam, bijih besi, aluminium, tembaga, tungstel, dan timbel.

b) Keadaan Penduduk
Cina merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia. Pada tahun 2006 jumlah penduduk Cina mencapai 1.313.973.713 jiwa. Untuk mengurangi tingkat pertumbuhan penduduk, pemerintah Cina menggalakkan program keluarga berencana. Dengan berbagai upaya, pemerintah berhasil menekan pertumbuhan penduduk hingga mencapai 0,59% per tahun. Cina mengalami beberapa masalah kesehatan umum yang sedang meningkat. Masalah kesehatan yang berhubungan dengan polusi udara dan air, wabah HIVAIDS, virus SARS, dan flu burung yang sedang meluas.

c) Budaya Masyarakat
Penduduk Cina umumnya adalah ras Mongoloid dengan kulit kuning dan mata sipit. Mayoritas etnis Han menyusun hampir 93% populasi. Bahasa yang digunakan secara luas di Cina yaitu bahasa Mandarin. Mereka telah lama mengenal tulisan, kertas, dan kompas. Orang Cina lah yang pertama kali mengenal mesiu sebagai bahan peluru senjata api. Cina juga memiliki ahli-ahli filsafat bijak seperti Konfusius.  

d) Tingkat Pendidikan
Sebelum berdiri sebagai RRC tahun 1949, sekitar 80% penduduk Cina adalah buta huruf atau setengah buta huruf. Jumlah murid di sekolah-sekolah hanya tercatat 4,76%.  Sistem pendidikan di Cina bukanlah sebuah sistem yang seimbang. Walaupun banyak sekolah di perkotaan yang sudah modern, sebagian besar sekolah- sekolah di daratan Cina berada di perdesaan. Umumnya sekolah di wilayah perdesaan itu memiliki dana yang sedikit, pengajar dan peralatan yang tidak memadai.

e) Tingkat Teknologi
Sebagai negara berkembang, Cina mengalami perkembangan teknologi yang cukup pesat .Cina sudah mulai dibicarakan pengamat sebagai the next tech superpower. Cina memberikan perhatian besar pada perkembangan teknologi informasi (TI). Cina juga mulai mengembangkan teknologi di bidang militer dengan membuat pesawat tempur, tank baja, dan berbagai persenjataan.

4) Mesir
Mesir merupakan negara yang memiliki peninggalan peradaban kuno yang paling maju pada zamannya, yaitu peradaban lembah Sungai Nil. Meskipun demikian, saat ini Mesir masih menjadi negara berkembang. Mesir terletak di Benua Afrika.

a) Perekonomian
Perekonomian Mesir didukung oleh kegiatan pada sektor pariwisata, kekayaan minyak bumi, pajak dari Terusan Suez, dan beberapa industri menengah. Mesir mengembangkan kegiatan pariwisata budaya. Tujuan wisata utama adalah piramid Giza, kuil Karnak, dan Lembah Raja. Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Mesir mencapai dua juta orang setiap tahun. Sektor pertanian masih menjadi andalan di Mesir karena menyerap 31% dari tenaga kerja.  Hasil produksi pertanian yang utama adalah kapas, gandum, beras, gula, susu, domba, dan ayam. Hasil produksi dari industri menengah di Mesir antara lain semen, pupuk, goni, aluminium, dan produk kapas. Kegiatan pertambangan mengandalkan hasil tambang minyak bumi, bijih besi, fosfat, garam, dan mangan. Tambang minyak banyak terdapat di lepas pantai Sinai,Terusan Suez, Depresi Qattar, dan El Amien.

b) Keadaan Penduduk
Mesir merupakan negara yang jumlah penduduknya terbesar di antara negara-negara Arab, yaitu sekitar 74 juta jiwa. Hampir sebagian besar penduduk menetap di sepanjang Sungai Nil dan daerah sekitar Terusan Suez. Hal ini karena wilayah lain berupa gurun pasir, yaitu daerah gurun pasir barat dan gurun pasir timur. Kota-kota utama di Mesir adalah Iskandariyah dan Kairo. Penduduk Mesir merupakan penduduk yang homogen, yaitu Arab
dan penduduk asli kulit hitam.

Ditulis oleh:ghany maulana
Media Belajar Diperbarui pada: Wednesday, October 30, 2013

Monday, 28 October 2013

Pelaku Ekonomi

Pelaku ekonomi adalah individu-individu atau lembaga-lembaga yang terlibat dalam proses kegiatan ekonomi baik produksi, distribusi, maupun konsumsi. Yang berperan dalam pelaku ekonomi adalah rumah tangga, masyarakat, perusahaan/sektor usaha dan pemerintah. Pemerintah selain sebagai pelaku ekonomi juga berperan aktif sebagai pengawas, kontroler dan koordinator dalam kegiatan ekonomi agar tercipta iklim yang kondusif. Pelaku kegiatan ekonomi di Indonesia dikelompokkan menjadi sektor usaha formal dan informal. Sektor usaha formal dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu:

a. Sektor Negara/Pemerintah
Pelaksanaannya dilakukan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Badan Usaha Milik Negara disebut pula Perusahaan Negara. Modal perusahaan ini sebagian besar berasal dari pemerintah. Pemerintah menyelenggarakan BUMN dengan tujuan:
  • Supaya negara dapat menguasai cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak agar tidak dimonopoli oleh individu atau kelompok tertentu,
  • Untuk menangani sektor-sektor usaha yang tidak dikelola oleh sektor swasta, dan
  • Untuk meningkatkan pendapatan negara.
BUMN ini memiliki tiga jenis perusahaan sesuai dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia, 28 Desember 1967, yaitu sebagai berikut.
a) Perusahaan Jawatan (Perjan), dengan ciri-ciri sebagai berikut.
  • Tujuannya melayani kepentingan umum
  • Mendapat fasilitas dari negara
  • Status karyawan sebagai pegawai negeri
  • (Merupakan bagian dari departemen/Dirjen Pemda
b) Perusahaan Umum (Perum), dengan ciri-ciri sebagai berikut.
  • Tujuannya memberikan kemanfaatan kepada umum
  • Dipimpin oleh direksi
  • Karyawannya sebagai pegawai perusahaan Negara
  • Diawasi oleh akuntan negara
c) Perusahaan Perseroan (Persero), memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
  • Tujuannya mencari laba
  • Karyawannya sebagai karyawan perusahaan swasta
  • Dipimpin oleh direksi
  • Tidak mendapat fasilitas dari negara
Badan Usaha Milik Daerah adalah perusahaan yang dikendali kan oleh pemerintah daerah. Keberadaan BUMD diatur oleh peraturan daerah. Modal BUMD dikuasi oleh pemerintah daerah itu sendiri. BUMD berfungsi untuk melayani masyarakat di sekitarnya.

b. Sektor Swasta
Saat ini, perusahaan swasta sangat banyak dijumpai di daerah sekitar kita. Modal perusahaan swasta bukan berasal dari pemerintah, melainkan dari individu atau kelompok tertentu. Pelaksanaannya dilakukan oleh:
  • Perusahaan Perseorangan
  • Firma (Fa)
  • Persekutuan Komanditer (CV)
  • Perseroan Terbatas (PT)
  • Yayasan
Tujuan pendiriannya adalah untuk mendapatkan keuntungan bagi si pemilik perusahaan. Meskipun perusahaan bukan milik pemerintah, tetapi pemerintah berwenang untuk memberikan pengarahan agar perusahaan tersebut dapat memberikan manfaat kepada masyarakat luas. Contoh perusahaan swasta ialah PT Pelita Ilmu, PT Uniliver, PT Ultra Jaya, PT Kahatex, Trans TV, dan Indosiar.

c. Sektor Koperasi
Koperasi adalah badan usaha yang menganut asas kekeluargaan. Adapun tujuan pendirian

koperasi menurut UU No. 25 Tahun 1992 pasal 3 ialah sebagai berikut.
  • Memajukan kesejahteraan anggota dan masyarakat.
  • Turut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
Apabila penyelenggaraan koperasi dilaksanakan dengan baik, tentu akan menguntungkan anggota dan masyarakatnya. Namun, pada pelaksanaannya masih banyak kendala atau hambatan. Adapun hambatan atau kendalanya sebagai berikut.
  • Lemahnya permodalan
  • Banyak pengurus yang tidak memiliki keterampilan dalam berbisnis
  • Lemahnya pengelolaan karena tidak mengutamakan keuntungan
  • Kurangnya kerja sama antara anggota, pengurus, dan pengawas koperasi
Sektor usaha informal adalah usaha yang memiliki modal kecil, alat produksi terbatas dan tidak berbadan hukum. Sektor usaha informal misalnya pedagang asongan, pedagang kaki lima, dan pedagang keliling.

Kegiatan Ekonomi yang Dilakukan oleh Negara 
a. Kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat
  • Kegiatan produksi, kegiatan yang menghasilkan barang dan jasa, antara lain sebagai berikut. a) Perumtel yang sekarang menjadi Telkom Persero menghasilkan jasa telekomunikasi b) Perum Pos dan Giro menghasilkan benda pos c) PLN menghasilkan jasa perlistrikan d) BRI dan BNI menghasilkan jasa perbankan e) PT Dirgantara Indonesia menghasilkan pesawat terbang f) Pertamina menghasilkan minyak dan gas
  • Kegiatan distribusi, meliputi: a) Bulog menyalurkan sembilan kebutuhan pokok, b) PT Telkom menyalurkan hubungan telepon, c) Bank milik pemerintah menyalurkan kredit, dan d) Departemen Pertanian menyalurkan pupuk, obat-obatan dan bibit tanaman.
  • Kegiatan konsumsi, meliputi: a) penggunaan berbagai macam bahan untuk kegiatan pembangunan, b) penggunaan alat tulis, alat kantor, dan kertas untuk kegiatan administrasi Negara, c) penggunaan mesin-mesin industri untuk kegiatan BUMN yang menghasilkan barang, d) penggunaan kendaraan untuk perjalanan dinas, dan e) penggunaan senjata dan perlengkapan perang.
b. Kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah
  • Kegiatan produksi, meliputi: a) PDAM menghasilkan air yang bersih, b) BPD menghasilkan jasa perbankan, dan c) Perusahaan Daerah Angkutan menghasilkan jasa transportasi.
  • Kegiatan distribusi, meliputi: a) menyalurkan kebutuhan pokok kepada masyarakat, b) menyalurkan air bersih kepada masyarakat, dan c) menyalurkan hasil produksi kepada masyarakat.
  • Kegiatan konsumsi, meliputi: a) menggunakan berbagai macam bahan bangunan untuk kegiatan pembangunan daerah, b) menggunakan gedung dan kantor-kantor milik pemerintah daerah, dan c) menggunakan alat kantor, alat tulis, dan kertas untuk administrasi pemerintah daerah.
Peranan Pemerintah sebagai Pengatur Kegiatan Ekonomi
Untuk dapat melaksanakan fungsi dan peranannya sebagai pengatur kegiatan ekonomi, pemerintah membuat berbagai kebijakan dan peraturan perundangan, antara lain:
a. Kebijakan yang berhubungan dengan dunia usaha, di antaranya:
  • Undang-Undang No. 9 Tahun 1969 tentang BUMN,
  • Undang-Undang No. 12 Tahun 1967 tentang pokok-pokok perkoperasian,
  • Undang-Undang No. 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian sebagai pengganti UU No. 12 Tahun 1967, (terbaru UU Nomor 17 Tahun 2012)
  • Perizinan tentang pendirian badan usaha.
b. Kebijakan yang berhubungan dengan perdagangan luar negeri, di antaranya:
  • Adanya deregulasi impor,  Deregulasi adalah pengurangan peraturan-peraturan yang menghambat peningkatan impor.  
  • Adanya kuota, Kuota adalah kebijakan pemerintah untuk membatasi jumlah barang yang diperdagangkan.  Ada tiga macam kuota, yaitu kuota impor, kuota produksi, dan kuota ekspor. Kuota impor adalah pembatasan dalam jumlah barang yang diimpor, kuota produksi adalah pembatasan dalam jumlah barang yang diproduksi, dan kuota ekspor adalah pembatasan jumlah barang yang diekspor. 
  • Adanya deregulasi ekspor, Deregulasi adalah pengurangan peraturan-peraturan yang menghambat peningkatan ekspor.
  • Melakukan dumping. Dumping adalah kebijakan pemerintah umtuk menjual barang di luar negeri dengan harga yang lebih rendah dari dalam negeri atau bahkan di bawah biaya produksi.  Kebijakan dumping dapat meningkatkan volume perdagangan dan menguntungkan negara pengimpor, terutama menguntungkan konsumen mereka. 
c. Kebijakan yang berhubungan dengan kemajuan kegiatan ekonomi, misalnya memberikan kredit atau fasilitas-fasilitas lain kepada badan usaha atau para pengusaha.
d. Kebijakan yang berhubungan dengan pengendalian harga, di antaranya:
  • Memberikan subsidi BBM,
  • Menetapkan biaya angkutan, dan
  • Menetapkan harga sembilan bahan pokok.

Ditulis oleh:ghany maulana
Media Belajar Diperbarui pada: Monday, October 28, 2013

Wednesday, 23 October 2013

Sketsa dan Peta Wilayah

Objek geografi merupakan fenomena-fenomena yang terdapat di alam yang menjadi kajian dalam bidang ilmu geografi. Objek kajian geografi ini terdiri atas objek material dan objek formal. Objek material adalah semua fenomena di muka bumi (geosfer) baik yang bersifat alami (objek fisik) maupun sosial budaya. Objek alami (objek fisik) meliputi segala fenomena di muka bumi yang terbentuk secara alamiah seperti tanah, batuan, gunung, dataran tinggi, hutan, laut, sungai, rawa, danau, dan sebagainya. Sedangkan objek sosial budaya meliputi semua fenomena di muka bumi yang berkaitan dengan aktivitas atau hasil karya manusia seperti jalan raya, pelabuhan udara, pemukiman penduduk, rel kereta api, areal pertanian, dan sebagainya. Objek-objek material geografi tersebut pada peta digambarkan dengan menggunakan simbol-simbol tertentu.

Sketsa Wilayah yang Menggambarkan Objek Geografi
a. Pengertian dan Syarat-syarat Kelengkapan Sketsa
Sketsa wilayah dapat diartikan sebagai gambar sederhana atau lukisan cepat dari suatu wilayah. Denah lokasi merupakan salah satu contoh sketsa dari suatu wilayah. Seperti halnya peta, sketsa atau denah memiliki fungsi untuk menunjukkan lokasi atau letak tempat-tempat tertentu di suatu wilayah. Namun bedanya, pada sketsa umumnya jarang mencantumkan skala, sedangkan pada peta, skala merupakan suatu hal yang mutlak harus ada. Sebagai patokan umum untuk mempermudah menemukan lokasi yang dimaksudkan, pada sketsa biasanya digambarkan tempat-tempat atau fenomena-fenomena alam maupun budaya yang banyak dikenal orang.

Mengingat fungsinya untuk menunjukkan lokasi, maka sketsa juga harus dilengkapi dengan beberapa persyaratan seperti judul, simbol dan lettering, serta penunjuk arah.
1) Judul
Judul merupakan gambaran informasi yang ingin dijelaskan oleh pembuatnya. Oleh karena itu judul penting dicantumkan pada sketsa.
2) Simbol dan lettering
Simbol merupakan tanda-tanda konvensional yang digunakan untuk menggambarkan bentuk objek yang sebenarnya. Simbol dapat digambarkan dengan sesederhana mungkin. Namun, agar pembaca dapat mengerti maksud simbol yang dibuat, sebaiknya disertai dengan penulisan nama objek geografi yang telah digambar (lettering).  
3) Penunjuk arah
Penunjuk arah merupakan suatu hal yang mutlakdicantumkan agar pembaca dapat dengan mudah menentukan arah mata angin, sehingga dapat menyesuaikan dengan arah sebenarnya di lapangan. Penunjuk arah pada sketsa dapat menggunakan tanda anak panah dengan huruf U yang menunjukkan arah utara diujungnya.

Peta Wilayah yang Menggambarkan Objek Geografi
Persebaran objek-objek geografi di muka bumi tidak merata. Setiap daerah memiliki karakteristik tersendiri. Contohnya, di bagian barat Pulau Sumatera wilayahnya didominasi oleh jalur Pegunungan Bukit Barisan, sedangkan di bagian timurnya berupa dataran rendah dan memiliki banyak sungai dan rawa.  Kita dapat mengetahui persebaran objek-objek geografi tersebut dari peta, karena peta merupakan salah satu media yang dapat memberikan informasi tentang persebaran objek geografi di muka bumi. Dengan membaca simbol-simbol pada peta kita dapat mengetahui persebaran objek-objek geografi tersebut di muka bumi.

a. Persebaran Objek Geografi pada Peta Umum
Peta umum merupakan peta yang menggambarkan semua kenampakan umum dari suatu wilayah. Oleh karena itu semua kenampakan alam, baik yang bersifat alami (objek fisik) maupun yang berupa objek sosial budaya digambarkan pada peta.
b. Persebaran Objek Geografi pada Peta Tematik
Peta tematik adalah peta yang menggambarkan kenampakan-kenampakan khusus dari suatu wilayah atau peta yang menggambarkan satu tema tertentu. Oleh karena itu, objek geografi yang digambarkan pada peta tematik juga terbatas, sesuai dengan judul atau tema yang ditonjolkan. Contohnya pada peta Persebaran Barang Tambang di Indonesia, objek geografi yang diambarkan terbatas pada jenis-jenis barang tambang dan daerah persebarannya saja. Sedangkan objek-objek lainnya tidak digambarkan. Penggunaan simbol huruf yang berbeda menunjukkan jenis barang tambang yang berbeda. Begitu juga pada peta-peta tematik lainnya, objek geografi yang digambarkan sesuai dengan judul dan tema yang ingin disampaikan.
c. Membuat Peta Wilayah yang Menggambarkan ObjekGeografi
Langkah-langkah yang harus ditempuh untuk membuat peta tematik adalah seperti berikut ini.
1) Tahap Persiapan
Tahap ini meliputi kegiatan pengumpulan data dan informasi yang diperlukan sesuai dengan tema peta yang ingin kita buat. Secara umum data dapat dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu data terestrial (data primer) dan data dokumentasi (data sekunder). Data terestrial adalah data yang diperoleh langsung dari lapangan, baik melalui pengamatan, pengukuran, maupun hasil wawancara. Sedangkan data dokumentasi adalah data yang diambil dari sumber yang sudah tersedia seperti dari buku, literatur, atau dokumen dari instansi-instansi tertentu. Seperti halnya ketika kita ingin membuat peta tentang kepadatan penduduk di suatu daerah, maka kita dapat mencari data dan informasi kependudukan ke BPS (Badan Pusat Statistik). Begitu juga jika kita akan membuat peta curah hujan, maka untuk data sekunder dapat kita peroleh dari BMG (Badan Meteorologi dan Geofisika).

Setelah data yang diperlukan terkumpul, langkah selanjutnya adalah memilih dan mengelompokkan (mengklasifkasi) data-data sejenis untuk memudahkanpembacaannya. Kemudian langkah berikutnya adalah mempersiapkan peta dasar. Peta dasar adalah peta suatuwilayah yang belum diberi data. Peta dasar yang dipersiapkan sesuai dengan daerah yang akan kita petakan.

2) Tahap Pelaksanaan
Setelah data terkumpul dan peta dasar sudah tersedia, baru kita mulai pembuatan peta dengan mulai menentukan simbol simbol yang ingin digunakan dalam peta yang akan kita buat. Sebagai contoh, jika kita ingin menggunakan simbol titik untuk menggambarkan persebaran penduduk, maka kita tentukan dulu berapa jumlah penduduk yang dapat diwakili oleh setiap titiknya, karena dapat kita bayangkan berapa ribu atau juta titik yang harus kita gambarkan jika satu titik mewakili satu jiwa. Selain itu, kita juga dapat menggunakan simbol lain, seperti warna yang berbeda, arsiran, atau degradasi warna. Langkah selanjutnya adalah memasukan data yang didapat pada peta dasar sesuai dengan simbol yang kita tentukan.

3) Tahap Akhir (penyelesaian)
Pada tahap ini kita lakukan kegiatan editing (menyeleksi) dan mengevaluasi serta memberikan nilai seni pada peta yang kita buat. Menarik tidaknya peta yang kita buat tergantung pada nilai seni yang kita berikan. Selain itu, dalam membuat peta persebaran objek geografi juga harus tetap memperhatikan unsur-unsur kelengkapan peta. Unsur-unsur tersebut antara lain berupa judul, skala, simbol, legenda, tanda orientasi, garis grid, garis tepi peta, serta tahun pembuatan, dan sumber peta.

Ditulis oleh:ghany maulana
Media Belajar Diperbarui pada: Wednesday, October 23, 2013

Gejala-gejala Hidrosfer

Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ‘air’ dan sphere ‘lapisan’, jadi hidrosfer dapat diartikan sebagai lapisan air. Hidrosfer meliputi semua jenis perairan yang ada di darat, laut, dan di udara. Air bukan merupakan hal yang asing lagi bagi kita, karena setiap saat kita selalu menggunakannya untuk berbagai aktivitas.

1. Siklus Hidrologi
Siklus hidrologi dapat diartikan sebagai serangkaian peristiwa yang berkaitan dengan perubahan air, baik mengenai posisi geografisnya maupun mengenai wujud fisisnya. Jika kita telaah, ada beberapa peristiwa yang berkaitan dengan siklus hidrologi, yaitu:
  • Penyinaran matahari, merupakan faktor utama yang menyebabkan terjadinya siklus air. Tanpa adanya penyinaran matahari siklus air tidak akan terjadi.
  • Penguapan, yang terjadi akibat dari adanya penyinaran matahari. Penguapan ini dibedakan menjadi: 1) Transpirasi, yaitu penguapan dari tumbuhan melalui stomata daun. 2) Evaporasi, yaitu penguapan dari permukaan bumi dan sebagian besarnya dari laut. 3) Evapotranspirasi, yaitu penguapan dari permukaan bumi dan dari tumbuhan.
  • Kondensasi, yaitu proses perubahan wujud uap air menjadi air karena pendinginan, sehingga terbentuk awan.
  • Presifitasi (hujan), yaitu semua bentuk curahan baik dalam bentuk hujan air, hujan salju, maupun hujan es.
  • Run off (aliran permukaan), yaitu pergerakan air di permukaan bumi, baik melalui sungai atau anak-anak sungainya.
  • Infiltrasi, yaitu peresapan air ke dalam pori-pori batuan yang merupakan sumber terbentuknya air tanah.
2. Air Permukaan
Air permukaan merupakan sejumlah massa air yang terdapat di permukaan bumi, yang meliputi perairan sungai, danau, rawa, dan laut.
a. Sungai
Sungai adalah sejumlah massa air tawar yang mengalir secara alami pada suatu lembah memanjang. Sebuah sungai dengan anak-anak sungainya mengalir pada suatu daerah aliran yang disebut dengan DAS (Daerah Aliran Sungai). DAS adalah sebuah sungai dengan anak-anak sungainya merupakan saluran air dari suatu daerah aliran dan disebut dengan DAS (Daerah Aliran Sungai). Jadi DAS adalah keseluruhan wilayah yang curah hujannya mengalir ke suatu sungai berikut anak-anak sungainya.Berdasarkan perbedaan ciri-cirinya, DAS dibagi menjadi tiga bagian, yaitu:
  • DAS hulu, dengan ciri-ciri aliran airnya deras, batuannya berbongkah besar, banyak terdapat jeram, penampang lembah berbentuk huruf V karena erosi yang berperan adalah erosi vertikal, daerahnya bergunung-gunung.
  • DAS tengah, dicirikan dengan erosi vertikal memiliki peran yang sama kuat dengan erosi lateral dalam membentuk lembah sungai, alirannya tidak terlalu deras, tidak terdapat jeram, terdapat di daerah miring melandai.
  • DAS hilir, dicirikan dengan alirannya yang lambat, erosi lateral yang berperan dalam pembentukan lembah sehingga bentuk lembah melebar, sungai berkelok-kelok (membentuk meander), batuannya berbutir kasar sampai halus, daerahnya landai.
Berdasarkan ketersediaan airnya, sungai dibedakan menjadi:
  • Sungai Permanen, yaitu sungai yang selalu berair sepanjang tahun.
  • Sungai Periodik, yaitu sungai yang berair banyak pada saat musim hujan, dan pada musim kemarau airnya berkurang atau menjadi kering
Selain itu, sungai dapat dikelompokkan berdasarkan sumber airnya, yaitu:
  • Sungai Hujan, yaitu sungai yang airnya berasal dari mata air dan air hujan. Hampir sebagian besar sungai di Indonesia termasuk jenis sungai hujan.
  • Sungai Gletsyer, yaitu sungai yang asal airnya dari pencairan salju/es. Sungai jenis ini terdapat di daerahdaerah yang bersalju, seperti daerah kutub atau daerah pegunungan tinggi yang bersalju.
  • Sungai Campuran, yaitu sungai yang asal airnya dari air mata air, air hujan, dan pencairan gletsyer. Indonesia memiliki sungai jenis ini, yaitu Sungai Membramo dan Sungai Digul yang terdapat di Papua. 
Sungai dapat dimanfaatkan manusia untuk berbagai keperluan, seperti: seperti untuk keperluan irigasi, pembangkit listrik, rekreasi, perikanan, olah raga, dan juga dapat digunakan untuk keperluan hidup sehari-hari bagi warga sekitarnya.

b. Rawa
Rawa merupakan sebuah cekungan di daratan yang permukaannya selalu tergenang air, akibat permukaan air sejajar atau lebih tinggi dari permukaan tanah. Rawa dapat terjadi karena limpasan air laut ke daratan pada waktu terjadi pasang surut, yang dinamakan rawa pasang surut. Rawa jenis ini terdapat di pantai, seperti di pantai timur Sumatera, pantai selatan Kalimantan, dan di Papua. Ketika air laut surut, permukaan air rawa rendah dan pada waktu air laut pasang, permukaannya naik lagi.

Meskipun rawa memiliki derajat keasaman yang tinggi, namun masih dapat memberikan manfaat, seperti:
  • Dapat digunakan untuk penanaman padi (sawah pasang surut),
  • Menghasilkan beberapa jenis ikan,
  • Hutan mangrove di rawa selain dapat menghasilkan kayu, juga dapat menahan terjadinya abrasi.
c. Laut
Laut merupakan kumpulan massa air asin yang terdapat pada  sebuah cekungan yang sangat luas. Rasa asin pada air laut disebabkan terdapatnya kandungan garam-garaman (kadar garam/salinitas), yang salah satunya adalah NaCl (Natrium Khlorida) atau yang kita kenal sebagai garam dapur. Kadar garam air laut yang normal adalah 35%. Banyaknya sungai yang mengalir ke laut dan tingginya curah hujan di Indonesia, menyebabkan perairan Indonesia mempunyai kadar garam yang rendah.

Berdasarkan kedalamannya, laut dapat diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok, yaitu:
  • Zona Litoral, yaitu daerah pantai yang merupakan tempat pasang surutnya air laut.
  • Zona Neritik, yaitu wilayah laut yang memiliki kedalaman tidak lebih dari 200 meter. Zona ini memiliki kekayaan laut yang paling banyak. Sampai kedalaman 200 meter, sinar matahari masih dapat mencapai dasar laut, sehingga mendukung perkembangan biota lautnya.
  • Zona Bathyal, yaitu wilayah laut pada kedalaman antara 200 meter sampai 2000 meter.
  • Zona Abisyal, yaitu wilayah laut dengan kedalaman lebih dari 2000 meter.
Berdasarkan letaknya, laut dapat dibedakan menjadi beberapa kelompok, yaitu:
  • Laut Tepi, yaitu laut yang terdapat di tepi benua yang dipisahkan dari lautan luas oleh gugusan pulau-pulau atau semenanjung. Contoh: Laut Jepang yang terhalang oleh Kepulauan Jepang, Laut Cina Selatan yang terhalang oleh Kepulauan Filipina dan Indonesia, dan Laut Karibia yang terhalang oleh Kepulauan Antiles Besar.
  • Laut Tengah, yaitu laut yang terletak di antara dua benua. Contoh: Laut Mediteran yang terletak antara benua Eropa dan benua Afrika dan Laut Merah yang terletak antara benua Afrika dan benua Asia.
  • Laut Pedalaman, yaitu laut terletak di tengah-tengah benua dan hampir seluruhnya dikelilingi daratan. Contoh: Laut Hitam, Laut Kaspia, dan Laut Baltik.
Mengingat wilayah laut satu negara dengan negara lainnya saling berbatasan langsung, maka perlu adanya pengukuhan mengenai batas-batas laut tersebut yang diakui oleh semua negara, khususnya negara-negara tetangga. Melalui serangkaian perjanjian dan persetujuan dengan negara-negara tetangga, maka didapat kesepakatan mengenai batas-batas perairan Indonesia, baik itu menyangkut batas teritorial, batas landas kontinen, maupun pada wilayah laut Zone Ekslusif Ekonomi (ZEE).
  • Laut Teritorial. Laut teritorial merupakan batas wilayah perairan yang diukur sejauh 12 mil dari garis dasar. Garis dasar adalah garis hayal yang menghubungkan pulau-pulau terluar Indonesia. Perpu No.4 tahun 1960 menjamin adanya hak lintas damai bagi kapal-kapal asing di perairan Indonesia, yang sebelumnyaberlaku hak lintas bebas. Artinya, bagi kapal-kapal asing yang akan lewat perairan teritorial Indonesia harus mempunyai izin resmi dari pemerintah Indonesia.
  • Batas Landas Kontinen. Landas kontinen merupakan wilayah laut yang merupakan kelanjutan dari sebuah benua, sehingga biasanya merupakan laut dangkal. Dalam penentuan batas landas kontinen Indonesia didasarkan hasil perjanjian dan persetujuan dengan negaranegara tetangga. Hal ini dilakukan mengingat wilayah perairan Indonesia berbatasan dengan perairan beberapa negara seperti Malaysia, Thailand, Asutralia, Singapura, dan India.
  • Zone Ekonomi Ekslusif (ZEE). Zone Ekonomi Ekslusif merupakan wilayah laut yang diukur sejauh 200 mil dari garis dasar ke arah laut lepas. Oleh karena itu, negara Indonesia pun memiliki ZEE seluas 200 mil, sesuai pengumuman dari pemerintah Indonesia pada tanggal 21 Maret 1980. ZEE memberikan hak ekslusif bagi negara yang memilikinya dalam pemanfaatan semua sumber daya alam yang terkandung di dalamnya. Namun di sini tidak ada hak politis. Artinya, lalu lintas laut dan pemasangan kabel bawah laut masih diperkenankan selama tidak melanggar hukum laut internasional.
Beberapa manfaat laut bagi kehidupan manusia antara lain:
  • Menghasilkan berbagai sumber daya, seperti ikan, kerang, mutiara, dan rumput laut. Begitu juga, minyak bumi dan gas alam banyak ditemukan di laut.
  • Untuk kegiatan pariwisata
  • Untuk industri garam
d. Air Tanah
Berdasarkan letaknya, air tanah dibedakan menjadi air tanah dangkal (freatis) dan air tanah dalam.
  • Air tanah dangkal adalah air tanah yang tersimpan pada lapisan tanah teratas yang tembus air (permeabel). Kandungan air tanah dangkal sangat dipengaruhi oleh banyak tidaknya peresapan air.
  • Air tanah dalam adalah air tanah yang tersimpan di antara dua lapisan batuan yang impermeabel (tidak tembus air). Sumur artesis yang banyak digunakan oleh industri-industri merupakan pemanfaatan air tanah dalam.
Air tanah memiliki manfaat yang sangat besar bagi kehidupan manusia karena merupakan cadangan air bersih.

e. Pantai dan Pesisir
Pantai adalah daerah yang meliputi pesisir sampai daerah yang lebih jauh ke arah daratan, meskipun batasnya masih kurang jelas. Sedangkan pesisir, merupakan daerah pertemuan daratan dengan lautan, dimulai dari batas air laut pada saat pasang surut terendah menuju ke arah darat sampai batas tertinggi yang mendapat pengaruh gelombang pada waktu badai. Oleh karena itu, pesisir merupakan bagian dari pantai.

Bentuk pantai dapat mengami perubahan. Perubahan pada bentuk pantai ini dapat terjadi karena beberapa faktor, seperti:
  • adanya tenaga eksogen seperti gelombang dan arus laut, serta terjadinya pasang surut air laut yang dapat menyebabkan pengikisan pantai,
  • adanya tenaga endogen yang menyebabkan adanya penaikan dan penurunan kulit bumi di pantai,
  • aktivitas manusia, seperti pengeringan rawa, pembuatan pelabuhan, dan pengerukan muara sungai.
Berdasarkan bentuknya, pantai dibedakan menjadi:
  • Pantai landai, yaitu pantai yang memiliki topografi hampir datar, contohnya pantai Parangtritis dan pantaiPangandaran
  • Pantai curam, yaitu pantai yang topografinya bergunung-gunung, karena hantaman ombak yang besar, terbentuklah tebing-tebing yang curam dan laut yang dalam. Contoh: pantai selatan Pulau Jawa dan pantai barat Pulau Sumatra.
  • Pantai bertebing, yaitu pantai yang curam di muka tebingnya, akibat abrasi. Hasil abrasi diendapkan di sekitarnya sehingga lautnya dangkal. Pantai ini disebut pula flaise.
  • Pantai karang, yaitu pantai yang di sepanjangnya terdapat batu-batu atau pulau-pulau karang. Contoh: pantai Maluku, pantai Nusa Tenggara, dan pantai Sulawesi.
Ekosistem Pantai
Hutan mangrove merupakan salah satu ekosistem terpenting di daerah pantai. Karena garis pantai Indonesia yang terpanjang di dunia, maka Indonesia memiliki hutan mangrove terluas di dunia, yaitu sekitar 4.250.000.000 ha. Ekosistem pantai ini dihuni oleh sejumlah species makhluk hidup antara lain memiliki keuntungan tersendiri bagi keadan sosioekonomi yang tinggi dalam hal perikanan dan melindungi pantai dari abrasi air laut. Pohon bakau dan pohon nipah banyak tumbuh di dataran rendah dan pantai yang banyak lumpurnya. Pohon bakau mempunyai akar (akar nafas) yang muncul di atas permukaan air waktu air laut surut dan terendam saat air laut surut.


Dampak Gejala Hidrosferik terhadap Kehidupan
Berikut ini beberapa dampak hidrosferik terhadap kehidupan sosial, budaya, maupun ekonominya, yang antara lain:
  • Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia, sehingga dengan banyaknya air di bumi kehidupan manusia masih terus dapat berlangsung.
  • Manusia dapat mememenuhi kebutuhan akan air bersih karena adanya air bersih yang tersimpan dalam lapisan tanah (air tanah). Tersedianya air dalam tanah karena adanya curah hujan yang bermula dari adanya penyinaran matahari terhadap lautan. Oleh karena laut merupakan suatu fenomena hidrosfer yang penting bagi kehidupan manusia.
  • Daerah sekitar sungai biasanya memiliki tanah yang subur hasil pengendapan oleh aliran sungai tersebut (tanah aluvial), sehingga daerah ini sering dimanfaatkan untuk lahan pertanian. Di samping itu, sungai Pemukiman penduduk di daerah ini biasanya membentuk pola memanjang sepanjang aliran sungai.
  • Pemukiman penduduk di daerah rawa biasanya berupa rumah-rumah yang didirikan di atas tiang yang tinggi dengan atap dari pepohonan rawa juga (nipah dan rumbia).
  • Daerah yang memiliki danau biasanya berkembang menjadi daerah pariwisata. Mata pencaharian penduduknya akan berkembang sesuai dengan karakteristik daerah pariwisata.
  • Air tanah merupakan cadangan air bersih yang ada di bumi. Berkurangnya air tanah menyebabkan berkurangnya persediaan air bersih, yang pada akhirnaya akan mengancam kelangsungan hidup manusia.
  • Luasnya laut di suatu negara menyebabkan aktivitas ekonomi penduduknya banyak yang bergerak di bidang perikanan (nelayan), tambak udang dan industri garam.
  • Pantai yang indah mendorong lahirnya industri pariwisata yang tentunya akan diikuti oleh munculnya sektor-sektor ekonomi lainnya, seperti perdagangan, industri dan jasa.
  • Keberadaan sungai dan laut di suatu daerah atau negara mendorong berkembangnya sarana transportasi air.

Ditulis oleh:ghany maulana
Media Belajar Diperbarui pada: Wednesday, October 23, 2013