Pages

Showing posts with label UKG. Show all posts
Showing posts with label UKG. Show all posts

Saturday, 1 November 2014

Konsep Pecahan Desimal

Konsep Pecahan Desimal. Pecahan desimal adalah pecahan yang mempunyai penyebut khusus yaitu sepuluh, seratus, seribu dan seterusnya. Untuk mempelajari  konsep pecahan desimal, dapat dimulai dengan konsep pecahan persepuluhan dan dilanjutkan dengan pecahan perseratusan. Untuk pecahan perseribuan caranya analog dengan yang lain. Pemahaman tentang konsep penulisan pecahan desimal sangat penting bagi peserta didik dalam mempelajari materi pecahan desimal ini. Untuk memberikan pemahaman tentang pecahan desimal dapat dilakukan dengan cara seperti di bawah ini.

a. Mengenalkan konsep persepuluhan
Angka yang kita gunakan dalam penulisan ada 10 yaitu 0, 1, 2, …, 9. Karena 1/10 kurang dari 1 maka satuannya adalah 0 dan ditulis 0. Sedangkan angka yang berikutnya disepakati (di Indonesia) dipisahkan dengan tanda koma (,) yang menunjukkan persepuluhan. Dalam hal ini pecahan yang dimaksud bukan pecahan campuran. Cara menuliskan pecahan desimal persepuluhan dapat diurutkan dengan alternatif sebagai berikut ini.
Kesimpulan : bila persepuluhan maka dibelakang koma ada 1 angka.
b. Mengenalkan konsep perseratusan
Untuk mengenalkan konsep perseratusan angka yang kita gunakan dimulai dari 10/100. Perhatikan contoh di bawah ini.
Kesimpulan : bila penyebut perseratusan maka dibelakang koma ada 2 angka.
Selanjutnya adalah bagaimana  menuliskan pecahan perseratusan untuk 1/100. 2/100......9/100. Untuk menuliskan pecahan 1/100 dapat dilakukan dengan cara seperti di bawah ini.
Untuk penyebut perseribuan maka dibelakang koma ada 3 angka. Dengan pemahaman tentang penulisan pecahan desimal diharapkan pemahaman siswa terhadap pecahan desimal lebih menjadi lebih baik, selamat mencoba !

Ditulis oleh:ghany maulana
Media Belajar Diperbarui pada: Saturday, November 01, 2014

Wednesday, 22 October 2014

Pembelajaran Model Jigsaw

Jigsaw berasal dari bahasa ingris yaitu gergaji ukir dan  ada juga yang menyebutnya dengan istilah Fuzzle, yaitu sebuah teka teki yang  menyususn potongan gambar. Pembelajaran kooperatif model jigsaw ini juga  mengambil pola cara bekerja sebuah gergaji ( jigsaw), yaitu siswa melakukan sesuatu  kegiatan belajar dengan cara bekerja sama dengan siswa lain untuk mencapai tujuan  bersama. 

Model pembelajaran kooperatif model jigsaw adalah sebuah model belajar  kooperatif yang menitik beratkan kepada kerja kelompok siswa dalam bentuk  kelompok kecil , seperti yang diungkapkan Lie ( 1993: 73), bahwa pembelajaran  kooperatif model jigsaw ini merupakan model belajar kooperatif dengan cara siswa  belajar dalam kelompok kecil yang terdiri atas empat sampai dengan enam orang  secara heterogen dan siswa bekerja sama salaing ketergantungan positif dan  bertanggung jawab secara mandiri. Dalam model pembelajaran jigsaw ini siswa  memiliki banyak kesempatan untuk mengemukanakan pendapat, dan mengelolah  imformasi yang didapat dan dapat meningkatkan keterampilan berkomunikasii, 
anggota kelompok bertanggung jawab atas keberhasilan kelompoknya dan  ketuntasan bagian materi yang dipelajari, dan dapat menyampaikan kepada  kelompoknya.( Rusman, 2008.203).

1. Beberapa Pengertian Pembelajaran Model Jigsaw 
  • Dalam Jurnal Internasional Julia I Smith; Lena Chang The American Biology Teacher; Jan 2005; 67, 1; ProQuest Biology Journals pg. 31“The jigsaw is a collaborative learning technique that emphasizes the fact that we can learn by teaching. This technique gently forces students to dive into the subject matter acquire new knowledge or a skill and teach it to another student”(jigsaw adalah teknik pembelajaran kolaboratif yang menekankan fakta bahwa kita dapat belajar dengan mengajar. Teknik ini lembut memaksa siswa untuk menyelam ke dalam materi pelajaran memperoleh pengetahuan baru atau keterampilan dan mengajarkannya kepada siswa lain.)
  • Menurut Arends, RI, 1997 (dalam Wirta:2003) pengertian pembelajaran jigsaw adalah salah satu model pembelajaran kooperatif yang terdiri dari tim-tim belajar heterogen beranggotakan 4 sampai 6 orang siswa. Materi akademik disaji-kan dalam bentuk teks dan setiap siswa bertanggung jawab atas penugasan bagian materi belajar dan mampu mengajarkan bagian materi tersebut kepada anggota tim lain. Dalam model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw siswa diberi kesempatan untuk berkolaborasi dengan teman lain dalam bentuk diskusi kelompok memecahkan suatu permasalahan. Setiap kelompok memiliki kemampuan akademik yang heterogen sehingga akan terdapat siswa yang berkemampuan tinggi, dua atau tiga siswa berkemampuan sedang, dan seorang siswa berkemampuan kurang.
  • Ibrahim (2001:21) jigsaw telah dikembangkan dan diuji cobakan oleh Ellot Aronson dan kemudian diadaptasi oleh slavin. Dalam penerapan jigsaw, siswa dibagi berkelompok dengan lima atau enam anggota kelompok belajar heterogen. Setiap anggota bertanggung jawab untuk mempelajari, menguasai bagian tertentu bahan yang diberikan kemudian menjelaskan pada anggota kelompoknya. Dengan demikian terdapat rasa saling membutuhkan dan harus bekerjasama secara kooperatif untuk mempelajari materi yang ditugaskan. Para anggota dari kelompok lain yang bertugas mendapat topik yang sama berkumpul dan berdiskusi tentang topik tersebut. Kelompok ini disebut kelompok ahli. Kemudian anggota tim ahli kembali ke kelompok asal dan mengajarkan apa yang telah dipelajarinya dan didiskusikan didalam klompok ahlinya untuk diajarkan kepada teman kelompoknya sendiri.
2. Prinsip dan Fungsi 
Prinsip-Prinsip pembelajaran model jigsaw adalah sebagai berikut :
  1. Penghargaan kelompok, yang akan diberikan jika kelompok mencapai kriteria yang ditentukan.
  2. Tanggung jawab individual, bermakna bahwa suksesnya kelompok tergantung pada belajar individual semua anggota kelompok. Tanggung jawab ini terfokus dalam usaha untuk membantu yang lain dan memastikan setiap anggota kelompok telah siap menghadapi evaluasi tanpa bantuan yang lain.
  3. Kesempatan yang sama untuk sukses, bermakna bahwa siswa telah membantu kelompok dengan cara meningkatkan belajar mereka sendiri.
Fungsi

  1. Berdasarkan prinsip-prinsip diatas memastikan bahwa siswa berkemampuan tinggi, sedang dan rendah sama-sama tertantang untuk melakukan yang terbaik dan bahwa kontribusi semua anggota kelompok sangat bernilai.
  2. Guru sering membiarkan adanya siswa yang mendominasi kelompok atau menggantungkan diri pada kelompok. Adanya akuntabilitas individual yang mengukur penguasaan materi pelajaran tiap anggota kelompok, dan kelompok diberi umpan balik tentang hasil belajar para anggotanya sehingga dapat saling mengetahui siapa yang memerlukan bantuan dan siapa yang dapat memberikan bantuan.
2. Langkah-langkah Pembelajaran Model Jigsaw
Pembelajaran model jigsaw ini dikenal juga  dengan kooperatif para ahli. Karena anggota setiap kelompok dihadapkan pada  permasalahan yang berbeda. Namun, permasalahan yang dihadapi setiap kelompok  sama, kita sebut sebagai team ahli yang bertugas membahas permasalahan yang  dihadapi. Selanjutnya, hasil pembahasan itu di bawah kekelompok asal dan  disampaikan pada anggota kelompoknya. Pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw ini berbeda dengan kelompok kooperatif lainnya, karena setiap siswa bekerja sama pada dua kelompok secara bergantian, dengan langkah-langkah pembelajaran sebagai berikut:
  1. Guru membagi suatu kelas menjadi beberapa kelompok, dengan setiap kelompok 
    terdiri dari 4 – 6 siswa dengan kemampuan yang berbeda. Kelompok ini disebut kelompok asal. Jumlah anggota dalam kelompok asal menyesuaikan dengan jumlah bagian materi pelajaran yang akan dipelajari siswa sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Dalam teknik Jigsaw ini, setiap siswa diberi tugas mempelajari salah satu bagian materi pembelajaran tersebut.  
    Semua siswa dengan materi pembelajaran yang sama belajar bersama dalam kelompok yang disebut kelompok ahli (Counterpart Group/CG). Dalam kelompok ahli, siswa mendiskusikan bagian materi pembelajaran yang sama, serta menyusun rencana bagaimana menyampaikan kepada temannya jika kembali ke kelompok asal. Kelompok asal ini oleh Aronson disebut kelompok Jigsaw (gigi gergaji). Misal suatu kelas dengan jumlah 40 siswa dan materi pembelajaran yang akan dicapai sesuai dengan tujuan pembelajarannya terdiri dari 5 bagian materi pembelajaran, maka dari 40 siswa akan terdapat 5 kelompok ahli yang beranggotakan 8 siswa dan 8 kelompok asal yang terdiri dari 5 siswa. Setiap anggota kelompok ahli akan kembali ke kelompok asal memberikan informasi yang telah diperoleh atau dipelajari dalam kelompok ahli. Guru memfasilitasi diskusi kelompok baik yang ada pada kelompok ahli maupun kelompok asal.
  2. Setelah siswa berdiskusi dalam kelompok ahli maupun kelompok asal, selanjutnya dilakukan presentasi masing-masing kelompok atau dilakukan pengundian salah satu kelompok untuk menyajikan hasil diskusi kelompok yang telah dilakukan agar guru dapat menyamakan persepsi pada materi pembelajaran yang telah didiskusikan.
  3. Guru memberikan kuis untuk siswa secara individual.
  4. Guru memberikan penghargaan pada kelompok melalui skor penghargaan berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar individual dari skor dasar ke skor kuis berikutnya.
  5. Materi sebaiknya secara alami dapat dibagi menjadi beberapa bagian materi pembelajaran.
  6. Perlu diperhatikan bahwa jika menggunakan Jigsaw untuk belajar materi baru maka perlu dipersiapkan suatu tuntunan dan isi materi yang runtut serta cukup sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai.
    3. Kelebihan dan Kekurangan Model Pembelajaran Jigsaw
    Pembelajaran model Jigsaw memiliki beberapa kelebihan dan juga kekurangan. Kelebihan model pembelajaran Jigsaw antara lain  :
    • Mendorong siswa untuk lebih aktif di kelas, kreatif dalam berfikir serta bertanggungjawab terhadap proses belajar yang dilakukannya.
    • Mendorong siswa untuk berfikir kritis dan dinamis.
    • Memberi kesempatan setiap siswa untuk menerapkan dan mengembangkan ide yang dimiliki untuk menjelaskan materi yang dipelajari kepada siswa lain dalam kelompok belajar yang telah dibentuk oleh guru.
    • Diskusi tidak didominasi oleh siswa tertentu saja, tetapi semua siswa dituntut untuk menjadi aktif dalam diskusi tersebut.
    Kekurangan model pembelajaran Jigsaw :
    • Bagi guru metode ini memerlukan kemampuan lebih karena setiap kelompok  membutuhkan penanganan yang berbeda.
    • Keadaan kondisi kelas yang ramai, sehingga membuat siswa binggung dan pembelajran kooperatif tipe jigsaw merupakan pembelajaran baru;
    • Jika guru tidak meningkatkan agar siswa selalu menggunakan keterampilan-keterampilan kooperatif dalam kelompok masing-masing maka dikhawatirkan kelompok akan macet
    • Siswa lemah dimungkinkan menggantungkan pada siswa yang pandai
    • Jika jumlah anggota kelompok kurang akan menimbulkan masalah, misal jika ada anggota yang hanya membonceng dalam menyelesaikan tugas-tugas dan pasif dalam diskusi
    • Membutuhkan waktu yang lebih lama apalagi bila ada penataan ruang belum terkondiki dengan baik, sehingga perlu waktu merubah posisi yang dapat juga menimbulkan gaduh serta butuh waktu dan persiapan yang matang sebelum model pembelajaran ini bisa berjalan dengan baik.

        Ditulis oleh:ghany maulana
        Media Belajar Diperbarui pada: Wednesday, October 22, 2014

        Sunday, 19 October 2014

        Karakteristik Perkembangan Bahasa Anak

        Karakteristik Perkembangan Bahasa Anak. Pemerolehan bahasa adalah proses yang digunakan oleh anak-anak dalam memiliki kemampuan berbahasa, baik berupa pemahaman atau pun pengungkapan, yang berlangsung secara alami, dalam situasi non formal, spontan, dan terjadi dalam konteks berbahasa yang bermakna bagi anak. Pemerolehan bahasa juga dapat terjadi secara serempak dua bahasa dan secara berurutan. Pemerolehan secara serempak dua bahasa terjadi pada anak yang dibesarkan dalam masyarakat bilingual (menggunakan dua bahasa dalam berkomunikasi) atau dalam masyarakat multilingual (menggunakan lebih dari dua bahasa). Sedangkan pemerolehan berturut dua bahasa terjadi bila anak menguasai dua bahasa dalam rentang waktu yang relatif berjauhan.

        Strategi anak memperoleh bahasa melalui: (a) Peniruan, (b) Pengalaman lansung; (c) Mengingat; (d) Bermain, dan (e) Penyederhanaan. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi pemerolehan bahasa anak yaitu: 1) Faktor biologis; 2) Faktor lingkungan sosial; 3) Faktor intelegensi; 4) Faktor motivasi

        Kemampuan berbahasa anak tidak diperoleh secara tiba-tiba atau sekaligus, tetapi bertahap.
        Kemajuan berbahasa mereka berjalan seiring dengan perkembangan fisik, mental, intelektual, dan sosialnya. Perkembangan bahasa anak ditandai oleh keseimbangan dinamis atau suatu rangkaian kesatuan yang bergerak dari bunyi-bunyi atau ucapan yang sederhana menuju tuturan yang lebih kompleks.

        Tahapan perkembangan bahasa anak menurut Tarigan dapat dibagi atas: 1) Tahap pralinguistik; 2) Tahap satu-kata;3) Tahap dua kata; 4) Tahap banyak kata. Fase/tahap perkembangan bahasa menurut Ross dan Roe adalah: 1) Fase fonologis;2) Fase sintaktik; dan 3) Fase semantik Seiring dengan perkembangan bahasa, berkembang pula penguasaan anak-anak atas sistem bahasa yang dipelajarinya. Sistem bahasa itu terdiri atas subsistem, yaitu: fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, dan pragmatik.

        Pendekatan, Metode, dan Teknik Pembelajaran Bahasa
        Pendekatan adalah seperangkat asumsi yang bersifat aksiomatik mengenai hakikat bahasa, pengajaran bahasa, dan belajar bahasa yang digunakan sebagai landasan dalam merancang, melakukan, dan menilai proses belajar-mengajar bahasa. Pendekatan-pendekatan yang pernah digunakan dalam pengajaran Bahasa Indonesia adalah: pendekatan tujuan dan pendekatan struktural. Kemudian menyusul pendekatan-pendekatan yang dipandang lebih sesuai dengan hakikat dan fungsi bahasa, yakni pendekatan keterampilan proses, whole language, pendekatan terpadu, kontekstual, dan komunikatif. Keterampilan proses adalah keterampilan yang dikembangkan guru menjadi keterampilan intelektual, sosial, dan fisik, yaitu kegiatan: (1) mengamati, (2) menggolongkan; (3) menafsirkan, (4) menerapkan; dan (5) mengkomunikasikan.

        Whole language adalah suatu pendekatan pembelajaran bahasa yang didasari oleh paham kontruktivistik. Dalam whole language bahasa diajarkan secara utuh, tidak terpisah-pisah; menyimak, wicara, membaca, dan menulis diajarkan secara terpadu (integrated) sehingga siswa dapat melihat bahasa sebagai suatu kesatuan. Dalam menerapkan whole language guru harus memahami dulu komponen-komponen whole language agar pembelajaran dapat dilaksanakan secara maksimal. Komponen whole language adalah reading aloud, journal writing, sustained silent reading, shared reading, guided reading, guided writing, independent reading, dan independent writing.

        Kelas yang menerapkan whole language merupakan kelas yang kaya dengan barang cetak seperti buku, koran, majalah, dan buku petunjuk. Disamping itu, kelas whole language dibagi-bagi dalam sudut yang memungkinkan siswa melakukan kegiatan secara individu di sudut-sudut tersebut. Selanjutnya, kelas whole language menerapkan penilaian yang menggunakan portofolio dengan kehidupan nyata yang terjadi di lingkungan peserta didik.

        Komponen utama dalam pembelajaran menurut pendekatan kontekstual adalah: (1) konstruktivisme, (2) bertanya, (3) menemukan, (4) masyarakat& belajar, (5) pemodelan, (6) refleksi, dan (7) asesmen autentik. Berdasarkan komponen utama inilah penerapan pembelajaran dilaksanakan di kelas.

        Konsep komunikatif meliputi kompetensi gramatikal, sosiolinguistik, kewacanaan, dan strategi. Kompetensi gramatikal mengacu pada kemampuan seseorang terhadap kaidah-kaidah bahasa. Kompetensi sosiolinguistik mencakup kemampuan pemahaman terhadap penutur, isi pesan komunikasi, alat penyampai, tujuan, mitra bicara. Kompetensi kewacanaan berkaitan dengan penguasaan seseorang terhadap aspek tuturan yang berupa kalimat paragraf, dan wacana. Kompetensi strategi mencakup kemampuan seseorang mengelola informasi menjadi sebuah wacana.

        Kegiatan komunikasi yang disajikan hendaknya yang betul-betul diperlukan peserta didik. Untuk mendorong peserta didik mau belajar hendaknya guru memberikan kegiatan belajar yang bermakna. Peran guru adalah sebagai pengorganisasi, pembimbing, peneliti, dan pembelajar. Materi pembelajaran hendaknya dapat memungkinkan diterapkannya metode permainan, simulasi, bermain drama, dan komunikasi pasangan. Salah satu teknik yang dapat digunakan untuk menerapkan metode tersebut adalah teknik drama.

        Materi pembelajran bahasa berperan menunjukkan komunikasi peserta didik secara aktif. Penekanan komunikatif adalah penyajian materi dan kegiatan pembelajaran berorientasi pada peserta didik. Pembelajaran lebih difokuskan pada penggunaan bahasa dalam berkomunikasi. Pelaksanaannya di kelas keempat aspek keterampilan berbahasa, yaitu mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis mendapat perhatian yang serius.

        Selain pendekatan di atas masih ada pendekatan pembelajaran bahasa Indonesia yang lain, di antaranya adalah pendekatan spiral, pendekatan quantum, pendekatan kooperatif, dan sebagainya. Sajian pertama pada awal-awal anak memasuki lingkungan sekolah adalah program MMP (Membaca Menulis Permulaan). Dalam pelaksanaannya di dalam kelas dikenal bermacam-macam metode pembelajaran MMP, yakni metode eja, metode suku kata, metode kata lembaga, metode global, dan metode SAS.

        Pembelajaran MMP dengan metode eja dimulai dengan pengenalan unsur bahasa terkecil yang membedakan makna, yakni huruf. Berbekal pengetahuan tentang huruf-huruf tersebut, kemudian pembelajaran MMP bergerak menuju satuan-satuan bahasa di atasnya, yakni suku kata, kata dan akhirnya kalimat. Perbedaan dari kedua metode ini terletak pada cara pelafalan abjadnya.

        Metode suku kata dan metode kata memulai pembelajaran MMP dari suku-suku kata (metode suku kata) dan dari kata (metode kata). Proses pembelajaran melalui kedua metode ini dilaksanakan dengan teknik mengupas dan teknik merangkai.

        Metode global dan metode SAS memiliki kesamaan dalam hal pengambilan titik tolak pembelajaran MMP. Proses pembelajaran dimaksud diawali dengan memperkenalkan struktur kalimat sebagai dasar bagi pembelajaran MMP. Perbedaannya proses pembelajaran MMP dengan metode global tidak disertai dengan proses sintesis, sedangkan SAS menuntut proses analisis dan proses sintesis. Pengembangan metode SAS dilandasi oleh filsafat strukturalisme

        Ditulis oleh:ghany maulana
        Media Belajar Diperbarui pada: Sunday, October 19, 2014

        Saturday, 18 October 2014

        Pembelajaran Pecahan

        Untuk menjaga agar tubuh kita tetap sehat sehingga dapat melakukan berbagai aktivitas kehidupan, kita harus mengetahui kebutuhan energi tubuh kita setiap harinya. Sebagai contoh kita harus mengetahui berapa persen kebutuhan karbohidrat, protein, lemak dan vitamin setiap harinya. Terkait hal itu kita harus mempunyai pengetahuan yang cukup tentang jenis makanan dan kandungan gizinya serta mampu menghitung kebutuhan gizi yang kita perlukan. 

        Untuk dapat menghitung berapa kebutuhan energi yang kita butuhkan, seperti persen kebutuhan karbohidrat, protein, lemak dan vitamin setiap harinya, kita harus mengetahui tentang hitung campuran, khususnya pada pecahan. Oleh karena itu, marilah kita membahas mengenai pecahan dan cara pembelajarannya.

        1. Pecahan
        Pecahan adalah suatu bilangan yang dapat ditulis melalui pasangan terurut dari bilangan bulat a dan b, dan dilambangkan dengan a/b , dengan b ≠ 0.  Pada pecahan a/b, a disebut pembilang dan b disebut penyebut.

        2. Jenis-jenis Pecahan
        Ditinjau dari perbandingan besar nilai pembilang dan penyebut, pecahan dibedakan menjadi dua (2) yaitu :
        a. Pecahan Sejati (Pecahan Murni)
        Pecahan sejati adalah pecahan yang nilai positif pembilang lebih kecil dari nilai positif penyebut. Contoh 2/3, 5/7, dan  9/10 adalah contoh-contoh bilangan pecahan sejati
        b. Pecahan Tidak Sejati (Pecahan Campuran)
        Pecahan tidak sejati adalah pecahan yang nilai positif pembilang lebih besar dari nilai positif penyebut. Contoh 10/7, 12/9, dan 2 1/4  adalah contoh-contoh bilangan pecahan tak sejati.

        Pecahan tak sejati 10/7 dapat ditulis dalam bentuk 1 3/7 , yang berarti 10/7  = 1 3/7 . Pecahan dalam bentuk  1 3/7 disebut pecahan campuran. Jadi pecahan campuran adalah pecahan yang penulisannya merupakan gabungan dari bilangan bulat dan pecahan sejati.

        Ditinjau dari nilai pembilang atau penyebutnya, dan hubungan antara pembilang dan penyebut, pecahan dibedakan menjadi:
        1) Pecahan Sederhana
        Pecahan sederhana adalah pecahan yang FPB (Faktor Persekutuan Terbesar) dari pembilang dan penyebutnya adalah 1. Contoh 5/7, 2/3, dan 5/3 adalah contoh-contoh pecahan sederhana karena FPB dari pembilang dan penyebutnya adalah 1.
        2) Pecahan Senama
        Pecahan senama adalah pecahan yang penyebutnya sama. Contoh 2/4, 3/4, dan 1/4 adalah contoh-contoh pecahan senama karena penyebutnya sama.
        3) Pecahan Desimal
        Pecahan desimal adalah pecahan yang penyebutnya berbentuk  10n atau jumlahan dari pecahan-pecahan yang penyebutnya berbentuk 10n dengan n bilangan asli. Contoh 1/10, 1/100. , 1/1.000, 2/100, dan 0,03 adalah contoh-contoh pecahan desimal.

        3. Penjumlahan Pecahan
        Diketahui a/b dan c/d bilangan-bilangan pecahan dengan b ≠ 0, d ≠ 0. Penjumlahan dari  a/b dan  c/d, ditulis a/b  +  c/d, didefinisikan dengan
        a
         +
        c
        =
        ad + bc
        bdbd
        Contoh 1 :
        3
         +
        2
        =
        3.5  + 4.2
        =
        15+8
        =
        23
        454.52020
        Teorema 1
        Jika a/c dan b/c pecahan-pecahan dengan c ≠ 0, maka a/c + b/c  = a+c/b.
        Contoh 2 :
        5
         +
        8
        =
        5.21 
        +
        8.7
        =
        105
        =
        56
        =
        161
        7217.217.21147147147
        Sifat-sifat penjumlahan pecahan:
        • Tertutup, yaitu jika x dan y pecahan-pecahan maka x + y juga pecahan.
        • Pertukaran (Komutatif), yaitu jika x dan y pecahan-pecahan maka berlaku x + y = y + x.
        • Sifat Asosiatif (Pengelompokan), yaitu jika x, y dan z pecahan-pecahan maka (x + y) + z = x + (y + z).
        • Mempunyai elemen identitas yaitu 0, dan berlaku x + 0 = 0 + x = x untuk setiap pecahan x.
        4. Pengurangan Pecahan
        Diketahui  a/b c/d pecahan-pecahan dengan b ≠ 0, d ≠ 0, penguranga a/b dengan c/d, ditulis
        a
         -
        c
        =
        ad - bc
        bdbd
        Teorema 2
        Jika a/b dan c/d pecahan-pecahan dengan c ≠ 0 maka a/c + b/c = a - c/b.
        Pada pengurangan yang berlaku hanya sifat tertutup, yaitu jika x dan y pecahan-pecahan maka x – y pecahan.

        5. Perkalian Pecahan
        Diketahui a/b dan c/d pecahan-pecahan dengan b ≠ 0, d ≠ 0, perkalian a/b dengan c/d, ditulis a/b x c/d, didefinisikan dengan
        a
         x
        c
        =
        ac
        bdbd
        Sifat-sifat Operasi Perkalian :
        • Pertukaran (komutatif), yaitu jika x dan y pecahan-pecahan maka x . y = y . x
        • Tertutup, yaitu jika x dan y pecahan-pecahan maka x . y juga pecahan.
        • Assosiatif (pengelompokan), yaitu jika x, y dan z pecahan-pecahan maka (x.y)z = x (y . z).
        • Mempunyai elemen identitas 1, yaitu jika x pecahan maka x . 1 = 1 . x = x
        • Setiap elemen mempunyai invers, yaitu jika x = a/b pecahan dengan a ≠ 0 dan b ≠ 0 maka x mempunyai invers terhadap operasi perkalian yaitu b/a dan berlaku a/b . b/a = b/a . a/b = 1
        • Sifat Distributif (Penyebaran). 1) Distributif (penyebaran) kiri, yaitu jika a, b dan c pecahan-pecahan, maka a×(b+c) = a × b +a × c. 2). Distributif (penyebaran) kanan, yaitu jika a, b dan c pecahan-pecahan, maka (b+c) × a= b × a + c × a.
        6. Pembagian Pecahan
        Diketahui a/b dan c/d pecahan-pecahan dengan b ≠ 0, d ≠ 0, pembagian a/b dengan c/d, ditulis a/b : c/d, didefinisikan dengan
        a
        :
        c
        =
        a
        x
        c
        bdbd
        7. Pecahan Ekuivalen
        Adalah pecahan yang mempunyai nilai yang sama atau pecahan yang senilai atau seharga. Sifat-sifat pecahan ekuivalen:
        • Pecahan a/b dan c/d , dengan b ≠ 0 dan d ≠ 0 dikatakan pecahan ekuivalen ditulis a/b = c/d jika hanya jika a x d = b x c.
        • Pecahan a/b dan c/d , dengan b ≠ 0 dan d ≠ 0 dikatakan pecahan ekuivalen ditulis a/b = c/d jika hanya jika c = m x a dan d = m x b untuk suatu bilangan bulat m. Contoh :
          2
          =
          10
          sebab 10 = 2 x 5 dan 15 = 3 x 5
          315
        8. Relasi Urutan Pecahan
        Diketahui &a/b dan c/d adalah pecahan-pecahan . Pecahan a/b dikatakan kurang dari c/d , ditulis a/b < c/d jika terdapat pecahan positif e/f sehingga berlaku
        c
         =
        a
        +
        e
        dbf
        Contoh :
        8/12 < 9/12 sebab terdapat pecahan positif 1/12 sehingga berlaku
        9
         =
        8
        +
        1
        121212
        Teorema 3
        Diketahui a/c dan b/c adalah pecahan-pecahan dengan c > 0. Pecahan a/c  dikatakan kurang dari  b/c, yaitu   a/c <  b/c  jika dan hanya jika a < b.
        Contoh 1 :
        2
        <
        5
        sebab 3 > 0 dan 2< 5
        33
        Contoh 2 :
        - 5
        <
        -1
        sebab 4 > 0 dan -5 < -1
        44
        Teorema 4
        Diketahui a/b dan c/d pecahan-pecahan dengan b > 0 dan d > 0
        a
        <
        c
        Û a x d < b x c
        bd
        9. Pembelajaran Pecahan
        Untuk memperkenalkan konsep pecahan kepada siswa SD/MI perlu diberikan peragaan dengan mengambil contoh pengalaman-pengalaman yang dialami siswa dalam kehidupan sehari-hari. Peragaan yang dapat dipakai untuk menanamkan konsep pecahan beserta operasi-operasinya di antaranya: 1) Benda konkret, 2) Luas daerah, dan 3) Garis Bilangan.
        Contoh 1. (Pecahan didasarkan atas himpunan bagian)
        Misal Amir mempunyai 9 kelereng, dengan perincian 2 kelereng berwarna biru dan 7 kelereng berwarna merah.  
        Perbandingan banyaknya kelereng yang berwarna biru terhadap keseluruhan kelereng adalah 2 : 9 atau 2/9 . Sedangkan perbandingan banyaknya kelereng yang berwarna merah terhadap keseluruhan kelereng adalah 7 : 9 atau 7/9 .
        Contoh 2. (Pecahan didasarkan atas pembagian benda)
        aaaaaaaa
        aaaaaaaa
        aaaaaaaa
        Daerah persegi panjang tersebut dibagi menjadi 3 bagian yang sama besarnya. Daerah yang diarsir (hitam) menempati 1 bagian dari 3 bagian keseluruhan. Oleh karena itu daerah yang diarsir menyatakan pecahan   1/3.

        10. Pembelajaran Pecahan Senilai
        Pecahan senilai adalah pecahan-pecahan yang cara penulisannya berbeda tetapi mempunyai nilai yang sama atau menyatakan bilangan yang sama. Secara matematika, dua pecahan  a/b dan  c/d dikatakan senilai, ditulis  a/b =  c/d jika a x d = b x c. Pecahan senilai disebut juga dengan pecahan ekuivalen.
        Jika dibandingkan yaitu dengan cara menghimpitkan daerah yang satu dengan daerah yang lain maka akan diperoleh bahwa ketiga daerah yang diarsir pada diagram tersebut sama besar. Oleh karena pecahan-pecahan yang menyatakan ketiga daerah tersebut ekuivalen satu dengan yang lain, yaitu  1/2 = 2/4 = 4/8.

        11. Pembelajaran Membandingkan Pecahan
        Terdapat beberapa cara mengurutkan pecahan, yaitu:
        (1). Dengan membandingkan besar daerah yang mewakili suatu pecahan.
        (2). Dengan membandingkan letak titik pada garis bilangan yang mewakili suatu pecahan.
        (3). Dengan menyamakan penyebutnya, dengan menggunakan pecahan senama
        Contoh. Bandingkan 2/3 dan 5/6 .

        Pembahasan:
        Cara I:
        Apabila dibandingkan besarnya daerah yang menyatakan pecahan 2/3 yaitu daerah (1) dengan daerah yang menyatakan pecahan 5/6 yaitu daerah (2), maka terlihat bahwa daerah (2) lebih besar (lebih menjorok ke kanan) daripada dearah (1). Oleh karena itu diperoleh bahwa  2/3  <  5/6.

        Cara II:
        Berdasarkan garis bilangan tersebut dapat dilihat bahwa titik yang mewakili bilangan 5/6   letaknya di sebelah kanan titik yang mewakili bilangan 2/3 . Jadi diperoleh 2/3  <  5/6.

        12. Pembelajaran Penjumlahan Pecahan
        a. Penjumlahan Pecahan dengan Penyebut Sama
        b. Penjumlahan Pecahan dengan Penyebut Berbeda
        Untuk menjumlahkan pecahan yang penyebutnya berbeda, kita harus mencari pecahan-pecahan yang senilai dengan pecahan terjumlah maupun penjumlah sehingga diperoleh pecahan-pecahan yang penyebut sama.
        Berdasakkan gambar terlihat bahwa daerah hasil penggabungan menempati 7 bagian dari 6 bagian keseluruhan. 

        13. Pembelajaran Pengurangan Pecahan
        a. Pengurangan Pecahan dengan Penyebut Sama
        b. Pengurangan Pecahan dengan Penyebut Berbeda
        Untuk melakukan pengurangan pecahan yang penyebutnya berbeda, kita harus mencari pecahan-pecahan yang senilai dengan pecahan terkurang maupun pengurang sehingga diperoleh pecahan-pecahan yang penyebut sama, kemudian dijumlahkan pembilangnya dan dibagi dengan penyebutnya
        Berdasarkan gambar terlihat bahwa daerah hasil pengurangan menempati 1 bagian dari 6 bagian keseluruhan atau 1/6.

        14. Pembelajaran Perkalianan Pecahan
        a. Perkalian Bilangan Asli dengan Pecahan
        Berdasarkan gambar terlihat bahwa daerah hasil penggabungan menempati 6 bagian dari 4 bagian keseluruhan atau  6/4  atau dapat dipandang sebagai 1 utuh ditambah  1/2 atau 1 1/2 .
        b. Perkalian Pecahan degan Bilangan Asli
        Contoh. 2/3 x 6  = ....
        Garis bilangan dari 0 sampai 6 dibagi menjadi 3 bagian yang sama, dan 3/4  bagiannya ternyata sama dengan 4.  Jika setiap skala dibagi lagi menjadi 3 bagian yang sama, maka posisi 4 akan menempati 12 bagian dari 3 bagian atau 12/3 .

        c. Perkalian Pecahan dengan Pecahan
        Untuk menentukan hasilnya ditentukan dengan cara sebagai berikut:
        • Pembilang : Banyaknya daerah persegi panjang yang merupakan irisan dari daerah yang dibatasi oleh 2/5 dan 3/4.
        • Penyebut : Banyaknya daerah persegi panjang pada daerah persegi yang panjang sisi-sisinya satu satuan panjang.
        Daerah yang panjang dan lebarnya sama dengan satu ternyata dibagi menjadi 20 bagian yang sama. Sedangkan daerah persegi panjang yang panjangnya 2/5 dan lebarnya 3/4 menempati 6 bagian dari 20 bagian keseluruhan.

        15. Pembelajaran Pembagian Pecahan

        a. Pembagian Bilangan Asli dengan Pecahan
        b. Pembagian Pecahan degan Bilangan Asli

        Ditulis oleh:ghany maulana
        Media Belajar Diperbarui pada: Saturday, October 18, 2014

        Sunday, 15 December 2013

        Soal Latihan PLPG

        Pilihlah jawaban yang benar dengan cara memberi silang (X) pada huruf A, B, C atau D.
        1. Diantara beberapa norma yang berlaku dimasyarakat kita, yang mempunyai sanksi yang tegas dan memaksa adalah norma …
        • A. Agama
        • B. Kesusilaan
        • C. Kesopanan
        • D. Hukum
        2. Sanksi terhadap pelanggaran norma kesopanan adalah …
        • A. Dicela masyarakat
        • B. Adanya penyesalan
        • C. Membayar ganti rugi
        • D. Adanya siksa diakhirat
        3. Norma kesusilaan bersifat umum dan universal dan dapat diterima seluruh umat manusia, karena norma tersebut berasal dari …
        • A. Tuhan yang maha kuasa
        • B. Hati sanubari manusia
        • C. Kesepakatan masyarakat
        • D. Pemerintah yang sah.
        4. Rangkaian upaya untuk memelihara kelangsungan daya dukung dan daya tampung lingkungan , disebut…..
        • A. Pelestarian daya dukung lingkungan hidup
        • B. Pelestarian fungsi lingkungan hidup
        • C. Daya dukung lingkungan hidup
        • D. Daya tampung lingkungan hidup
        5. Majunya garis pantai akibat proses alamiah, kegiatan manusia dan kombinasi keduanya , yang mengakibatkan perubahan lingkungan pantai, disebut…..
        • A. Masswasting
        • B. Abrasi
        • C. Patahan
        • D. Tsunami
        6. Cara-cara yang ditempuh untuk mengurangi konsumsi sumber daya alam oleh manusia sebagai berikut, kecuali…..
        • A. Meningkatkan kesadaran tentang perlunya memantapkan  konsumsi sumber daya dan jumlah penduduk
        • B. Mendukung gerakan – gerakan “green consumer”
        • C. Menggunakan kembali dan mendaur ulang bahan-bahan
        • D. Mengembangkan  taman nasional meliputi cagar alam
        7. Hal-hal di bawah ini merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi pemerolehan bahasa anak, kecuali …
        • A. faktor bawaan
        • B. faktor biologis
        • C. faktor intelegensi
        • D. faktor lingkungan sosial
        8. Anak-anak ketika usia balita, sangat sering bertanya atau menanyakan sesuatu yang kadang-kadang pengasuhnya sampai menggerutu karena si anak dianggap cerewet.
        Pada tahap seperti itu, berarti sebenarnya perkembangan bahasa anak berada pada …
        • A. tahap pralinguistik
        • B. tahap satu kata
        • C. tahap dua kata
        • D. tahap banyak kata
        9. Pembelajaran bahasa yang dilaksanakan dengan pendekatan “whole language” berarti pembelajaran bahasa tersebut dilaksanakan secara …
        • A. menyimak dan berbicara
        • B. membaca dan menulis
        • C. terintegrasi intra mata pelajaran
        • D. terintegrasi antar mata pelajaran
        10. Pertukaran oksigen dan dan karbondioksida pada pernapasan eksternal terjadi pada
        • A. Alveolus
        • B. Trachea
        • C. Bronchus
        • D. Faring
        11. Hemoglobin dalam darah akan berikatan dengan oksigen menjadi oksihemoglobin. Rumus kimia  oksihemoglobin adalah: 
        • A. Hb2O
        • B. HbO2
        • C. HbO
        • D. H2HbO
        12. Respirasi (respiration) adalah suatu proses pembakaran …..
        • A. Bahan organik oleh karbondioksida menghasilkan energi.
        • B. Bahan anorganik oleh oksigen menghasilkan energi.
        • C. Senyawa anorganik menghasilkan oksigen.
        • D. Senyawa organik dalam sel menghasilkan energi.
        13. Pak Budi mempunyai dua buah akuarium yang masing-masing berbentuk kubus. Volume akuarium pertama adalah 729 dm3 dan volume akuarium kedua adalah 512 dm3. Jika panjang rusuk kubus pertama a dm dan panjang rusuk kubus kedua b dm, maka a + b = .....
        • A. 13
        • B. 15
        • C. 16
        • D. 17
        14. Berikut ini, manakah yang menyatakan belah ketupat?
        • A. Segiempat yang sisi-sisi berhadapannya sejajar dan sama panjang.
        • B. Segiempat yang sisi-sisi berhadapannya sejajar dan dua sisi berturutan sama panjang.
        • C. Segiempat yang sudut-sudut berhadapannya sama besar dan diagonal-diagonalnya sama panjang.
        • D. Segiempat yang sudut-sudut berhadapannya sama besar dan diagonal-diagonalnya saling berpotongan di tengah-tengah.
        15. Perhatikan gambar di bawah ini.

        Luas daerah yang berwarna gelap pada gambar di atas adalah ... cm2.
        • A. 90
        • B. 126
        • C. 216
        • D. 306
        16. Perhatikan gambar di bawah ini.
        Apabila balok dimasukkan ke dalam kubus hingga penuh, maka kubus tersebut akan memuat balok sebanyak ... buah.
        • A. 20
        • B. 32
        • C. 40
        • D. 50
        17. Pancasila bagi bangsa Indonesia dijadikan sebagai dasar negara, artinya pancasila sebagai …
        • A. Cita-cita bangsa Indonesia
        • B. Dasar mengatur penyelenggaraan negara
        • C. Pegangan hidup bangsa Indonesia
        • D. Pedoman tingkah laku masyarakat Indonesia
        18. Saling menghargai terhadap keyakinan yang dianut oleh pihak lain merupakan prinsip dari sila … pancasila
        • A. 5
        • B. 4
        • C. 2
        • D. 1
        19. Sejak memasuki era reformasi pancasila ditegaskan kembali sebagai dasar negara Indonesia, hal ini diatur pada …
        • A. TAP MPR No.XVIII/ MPR/ 1998
        • B. TAP MPR No.III/MPR/2000
        • C. Pasal 1 UUD 1945
        • D. Pasal 37 UUD 1945
        20. Menurut HAR Tilaar bahwa dampak positif dari globalisasi adalah terjadinya masyarakat mega-kompetisi, yaitu…..
        • A. Berlomba untuk berbuat terbaik
        • B. Berlomba untuk menguasai sumber daya alam
        • C. Berlomba untuk menguasai sektor ekonomi
        • D. Berlomba untuk menguasai negara lain
        21. Interaksi sosial antar umat manusia, merupakan salah satu dasar terjadinya interaksi global manusia yang bersangkutan yang tercermin pada…..
        • A. Pertandingan olah raga antar bangsa
        • B. Kunjungan wisatawan manca negara
        • C. Pertemuan dan pertukaran pelajar dan pemuda antar bangsa
        • D. Gaya hidup orang asing merambah dari negara satu ke negara lain
        22. Globalisasi merupakan dampak dari kemajuan IPTEK, maka untuk menguasainya juga kita harus menguasai IPTEK. Salah satu cara untuk menguasai IPTEK ini adalah……
        • A. Bersikap terbuka terhadap berbagai perubahan
        • B. Meningkatkan pendidikan bangsa
        • C. Meningkatkan kesadaran dan memperluas wawasan
        • D. Meningkatkan keterbukaan  yang selektif
        23. Untuk menentukan kalimat utama pada bahasa lisan atau tulis dapat dilakukan dengan …
        • A. mengidentifikasi kata kunci
        • B. menjawab pertanyaan
        • C. menceritakan kembali
        • D. hukum DM (diterangkan menerangkan)
        24. Karya ilmiah populer adalah karangan ilmiah yang berisi tentang ilmu pengetahuan dengan teknik penyajian yang sederhana, dan biasanya mengenai hal-hal kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu karakteristik karya ilmiah populer diantaranya adalah sebagai berikut, kecuali …
        • A. bahannya menarik dan disukai banyak orang
        • B. ada halaman pendahuluan dan daftar pustaka
        • C. memiliki kemungkinan cepat dipahami isinya
        • D. ringkas tetapi jelas, lengkap dan teliti
        25. Bahasa yang digunakan dalam karya ilmiah memiliki ciri-ciri sebagai berikut, kecuali…
        • A. bermakna denotatif
        • B. tidak ambigu dan tidak pleonastis
        • C. mengedepankan perasaan
        • D. sistematis dan logis
        26. Untuk tumbuh dan berkembang, tumbuhan memerlukan berbagai nutrisi yang diperoleh dari hasil asimilasi dan transportasi. Hubungan yang tepat antara pembuluh dengan fungsinya yaitu....
        • A. Pembuluh xylem untuk mengangkut fotosintesis
        • B. Pembuluh xylem untuk mengangkut air dari tanah
        • C. Pembuluh floem untuk mengangkut air dari tanah
        • D.Pembuluh floem untuk mengangkut hormon tumbuhan
        27. Tumbuhan dikatakan sebagai mahkluk yang autotrof karena dapat membuat makanannya sendiri melalui proses fotosintesis. Proses dari fotosintesis pada tanaman adalah....
        • A. Air + Karbondioksida ---------- > Oksigen + Karbohidrat
        • B. Air + Oksigen ---------- > Karbondioksida + Karbohidrat
        • C. Air + Karbohidrat ---------- > Oksigen + Karbondioksida
        • D. Oksigen + Karbondioksida ---------- > Air + Karbohidrat
        28. Air dan garam mineral dari dalam tanah dapat naik sampai ke seluruh tubuh tanaman, karena adanya...
        • A. Proses tekanan akar
        • B. Daya hisap batang
        • C. Tekanan batang
        • D. Gerak tropisme
        29. Berikut adalah data tinggi badan siswa kelas VI SD Pencontohan yang berjumlah 30 anak.
        Tinggi badan (cm)
        100
        115
        125
        132
        127
        133
        120
        Banyak siswa
        4
        8
        6
        5
        2
        4
        1
        Rata- rata berat badan siswa pada tabel di atas adalah ... cm.
        • A. 112,2
        • B. 121,2
        • C. 122,1
        • D. 122,2
        30. Perhatikan diagram di bawah ini.
        Diagram tersebut di atas menyajikan banyaknya pengunjung perpustakaan SD Suka Berprestasi selama seminggu (hari Minggu libur). Jika rata-rata banyaknya pengunjung perpustakaan dalam seminggu adalah 80 orang, banyaknya pengunjung pada hari Rabu adalah ....
        • A. 80
        • B. 85
        • C. 90
        • D. 95

        31. Perhatikan diagram lingkaran berikut.
        Banyaknya siswa yang gemar olah raga di suatu sekolah ditunjukkan oleh diagram lingkaran di atas. Diketahui jumlah siswa yang gemar tenis meja dan pencak silat sebanyak 28 anak. Banyaknya siswa yang gemar bola voli sebanyak ... anak.
        • A. 14
        • B. 21
        • C. 35
        • D. 56
        32. Demokrasi berasal dari kata demos dan kratos. Pernyataan dibawah ini yang benar …
        • A. Demos berarti pemerintahan, kratos berarti rakyat
        • B. Demos berarti kekuasaan, kratos berarti masyarakat
        • C. Demos berarti rakyat, kratos berarti kekuasaan
        • D. Demos berarti masyarakat, kratos berarti kerajaan
        33. Pemerintahan yang mendapat pengakuan dan dukungan mayoritas rakyat adalah pengertian …
        • A. Pemerintahan dari rakyat
        • B. Pemerintahan oleh rakyat
        • C. Pemerintahan untuk rakyat
        • D. Pemerintahan oleh masyarakat
        34. Pemerintahan untuk menjalankan kekauasaan atas nama rakyat bukan pribadi atau elit birokrasi merupakan pengertian pemerintahan …
        • A. Untuk rakyat
        • B. Oleh rakyat
        • C. Dari rakyat
        • D. Untuk kepentingan masyarakat
        35. Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya pak Sastro membuat meja kursi dari kayu hasil kebunnya. Tindakan pak Sastro ini termasuk menciptakan nilai guna dengan cara.....
        • A. Menciptakan barang baru
        • B. Memindahkan barang dari suatu tempat ke tempat lain
        • C. Cara mengubah bentuk
        • D. Kegiatan menyediakan jasa
        36. Modal utama  dalam membuka usaha baru atau  yang terkenal berwirausaha adalah…..
        • A. Selalu melakukan terobosan bila menguntungkan
        • B. Pendidikan harus cukup tinggi
        • C. Niat dan keberanian  dalam mengambil resiko
        • D. Pandai menjalin kemitraan
        37. Pedagang perantara yang membeli barang dagangan  untuk dijual kembali terutama kepada pengusaha lain  disebut…..
        • A. Grosir
        • B. Agen
        • C. Pedagang eceran
        • D. Pedagang perantara
        38. Hal-hal di bawah ini merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan menyimak adalah faktor …
        • A. kesenjangan, pemahaman, semantik, penilaian
        • B. fisik, psikologi, neorologi, linguistik
        • C. pemahaman, penghayatan, ekspresi, mimik
        • D. pembicara, pembicaraan, situasi, penyimak
        39. Ada berbagai macam metode pidato. Metode pidato yang cocok untuk acara-acara insidental atau mendadak adalah …
        • A. impromtu
        • B. ekstemporan
        • C. naskah/teks
        • D. menghafal
        40. Tingkatan pemahaman bacaan seseorang berbeda. Jika seorang telah mampu memahami informasi yang eksplisit dalam bacaan, maka berarti orang tersebut telah memiliki pemahaman …
        • A. inferensional
        • B. literal
        • C. kritis
        • D. kreatif
        41. Sebuah lampu memiliki tegangan (V) sebesar 100 Volt dengan hambatan (R) 25 Ohm. Kuat arus yang diperlukan adalah ....
        • A. 0,25 Ampere
        • B. 4 Ampere
        • C. 25 Ampere
        • D. 125 Ampere
        42. Pada satu keluarga yang hidup sederhana menggunakan energi listrik tegangan 220 volt secara rutin. Setiap hari menyalakan lima buah lampu 20 watt selama 4 jam, dua buah lampu 10 watt selama 10 jam, kulkas 100 watt nonstop, dan televise 75 watt selama 6 jam. Energi yang diserap oleh semua alat listrik selama sehari sebesar....
        • A. 0,205 kwh
        • B. 2,88 kwh
        • C. 5,1 kwh
        • D. 3,1 kwh.
        43. Hasil pengukuran arus listrik dalam rangkaian tertutup sebesar sebesar 0,2 ampere. Nilai hambatan listrik yang tertulis pada lampu 9 Ohm. Sumber tegangan listrik yang terpasang pada rangkaian sebesar  ….
        • A. 1,8 volt
        • B. 4,5 volt
        • C. 18 volt
        • D. 0,45 volt
        44. Hasil dari 50 – 72 : 8 x 3 + 15 = ….
        • A. 8
        • B. 32
        • C. 38
        • D. 62
        45. Operasi perkalian 26 x 37 dapat dinyatakan sebagai berikut, kecuali….
        • A. (20 x 37) + (6 x 37)
        • B. (26 x 30) + (26 x 7)
        • C. (20 x 30) + (6 x 7)
        • D. (20 x 30) + (20 x 7) + (30 x 6) + (6x7)
        46. Dengan menggunakan sifat komutatif dan distributif perkalian terhadap penjumlahan, maka bentuk (162 x 75) + (300 x 50) + (75 x138) dapat diubah menjadi ….
        • A. 50 x 300
        • B. 75 x 300
        • C. 125 x 300
        • D.200 x 300
        47. Jika seorang guru melakukan peragaan sebagai berikut. Mula-mula ia meletakkan 4 buah kertas berwarna hitam (bermuatan negatif) ke dalam papan peragaan. Kemudian ia menambahkan lagi ke dalam papan peragaan tersebut 7 pasang kertas bermuatan netral (7 buah kertas berwarna putih (bermuatan positif) dan 7 buah kertas berwarna hitam), lalu ia mengambil kembali 7 buah kertas berwarna putih. Peragaan di atas memperlihatkan bentuk operasi hitung ...
        • A.(-4) + (-7)
        • B. 11 + (-7)
        • C. (-4) – (-7)
        • D. (-4) – 7
        48. Selalu memberikan hukuman atau ancaman bagi perilaku yang menyimpang merupakan …
        • A. Definisi disiplin yang benar
        • B. Penangangan perilaku disiplin secara individu
        • C. Paradigma sistem disiplin secara menyeluruh
        • D. Konsekuesi pemberian hukuman
        49. Tidak terpenuhinya kebutuhan siswa menimbulkan sikap tidak disiplin. Kebutuhan siswa tersebut diantaranya …
        • A. Terpenuhinya selera
        • B. Tanpa adanya ikatan tertentu 
        • C. Rasa aman
        • D. Kebebasan untuk berperilaku
        50. Salah satu tindakan yang mencerminkan sikap disiplin siswa di sekolah adalah....
        • A. Memakai seragam sesuai selera.
        • B. Belajar pada saat pelajaran sekolah.
        • C. Datang ke sekolah tepat waktu.
        • D. Tidak pernah membantah guru .
        51. Untuk mengetahui daya simak siswa, maka guru dapat menggunakan cara-cara di bawah ini, kecuali…
        • A. menjawab pertanyaan
        • B. menceritakan kembali
        • C. mendengarkan apa yang disimak
        • D. menyimpulkan isi yang disimak
        52.i-ni   i-bu ma-il
               ma-il   be-li  pe-na
               ma-il  da-ri  -ko-ta
               so-lo  ko-ta  ma-il
               ma-il  su-ka  bo-la
        Bacaan di awas dapat diberikan kepada siswa SD kelas I semester I untuk membelajarkan huruf-huruf di bawah ini, kecuali …
        • A. a, i, m, n
        • B. u, b, l, e, t
        • C. b, c, l, d, s
        • D. o, d, k, p, s
        53. Untuk memberikan latihan menulis di kelas tinggi SD, guru dapat memberikan pancingan dengan hal-hal berikut ini, kecuali …
        • A. tema tentang kesehatan
        • B. gambar seri anak jatuh dari sepeda
        • C. peribahasa atau puisi
        • D. pengalaman bermain peran
        54. Guna memproses makanan dalam sistem pencernaan, manusia dibantu oleh kelenjar pencernaan. Kelenjar pencernaan yang menghasilkan hormon insulin adalah.…
        • A. Hati
        • B. Empedu
        • C. Pankreas
        • D. Kelenjar ludah
        55. Hati merupakan kelenjar pencernaan terbesar di dalam tubuh yang mempunyai berbagai macam fungsi. Berikut ini fungsi hati yang berkaitan dengan sistem pencernaan....
        • A. Menghasilkan empedu
        • B. Menghasilkan zat makanan
        • C. Menghasilkan sel darah
        • D. Menetralkan racun
        56. Jika A : B = 2 : 3 dan B : C = 2 : 5, maka A : C = ….
        • A. 4 : 15
        • B. 2 : 5
        • C. 3 : 5
        • D. 5 : 7
        57. Urutan pecahan-pecahan 2/3, 4/7, 3/5, dan 5/6 dari yang terkecil hingga yang terbesar yang benar adalah ….
        • A. 4/7, 2/3, 3/5, 5/6
        • B. 4/7, 3/5, 2/3, 5/6
        • C. 2/3, 4/7, 3/5, 5/6
        • D. 2/3, 3/5, 4/7, 5/6
        58. Jika a : b : c = 5 : 3 : 2, maka nilai dari a+b-c/a+b+c adalah...
        • A. 2/5
        • B. 3/5
        • C. 3/2
        • D. 5/3
        59. Di antara pernyataan-pernyataan ini di bawah ini yang benar adalah ….
        60. Salah satu yang melatar belakangi terjadinya perubahan Undang-Undang Dasar 1945 adalah …
        • A. Kehendak dari para pejabat negara 
        • B. Karena desakan dari masyarakat 
        • C. Adanya multitafsir pasal-pasal UUD 1945
        • D. Tuntutan era globalisasi
        61. Kesepakatan MPR setelah melakukan amandemen ada lima hal, satu diantaranya adalah …
        • A. Tidak mengubah Pembukaan UUD 1945
        • B. Tidak melakukan perubahan pasal-pasal 
        • C. Menetapkan kedudukan MPR sebagai lembaga tertinggi negara
        • D. Masa jabatan presiden tetap lima tahun
        62. Amandemen UUD 1945 salah satunya membahas mengenai masa jabatan presiden dan wakil presiden .pembahasan hal itu dilakukan pada amandemen ke …
        • A. 2
        • B. 1
        • C. 4
        • D. 3
        63. Dewasa ini kebudayaan bangsa  Indonesia  merupakan perpaduan dari berbagai kebudayaan, baik kebudayaan Indonesia asli,pengaruh kebudayaan Hindu- Budha dan kebudayaan  Islam. Hal ini terbukti di Solo sering dilakukan upacara.....
        • A. Upacara Sekaten
        • B. Upacara Sawalan
        • C. Upacara Sadranan
        • D. Upacara Kenduri
        64. Perbedaan pendapat mengenai proklamasi kemerdekaan  antara para pemuda dengan   golongan tua memuncak dengan terjadinya peristiwa…..
        • A. Peristiwa Rengasdengklok
        • B. Peristiwa Dalat
        • C. Peristiwa Ikada
        • D. Peristiwa Agresi
        65. Sifat –sifat golongan pemuda yang wajib kita kenang dan teladani   adalah sebagai berikut, kecuali….
        • A. Tidak pantang menyerah
        • B. Congkak karena keberhasilan
        • C. Pemberani dan kuat  dalam pendirian
        • D. Bersatu dan ulet
        66. Bacalah kutipan-kutipan di bawah ini
        Kutipan pertama
        Rebuslah mie dalam 400 cc air mendidih selama 3 menit sambil diaduk. Sementara mie direbus, campurkan bumbu, minyak bumbu, kecap manis, dan saus cabe, pada piring. Jika mie sudah matang, tiriskan, kemudian campurkan mie ke dalam campuran bumbu di piring dan aduklah hingga merata. Setelah itu taburkan bawang goreng dan mie lezat siap di santap.

        Kutipan kedua
        Di sebuah sudut kotaku tampak sebuah taman yang baru saja selesai di pagar. Di taman tersebut ada sebuah patung seorang yang sedang membuat kain tenun-menenun dengan alat tenun tradisional. Di sekeliling patung-patung penenun itu ditumbuhi berbagai macam bunga, di antaranya bunga bogenfil, sakura, dan lai-lain sehingga tampak indah sudut kotaku itu.
        • A. Kutipan pertama adalah eksposisi, sedangkan kutipan kedua adalah deskripsi
        • B. Kutipan pertama adalah deskripsi, sedangkan kutipan kedua adalah eksposisi
        • C. Kutipan pertama adalah narasi, sedangkan kutipan kedua adalah deskripsi
        • D. Kutipan pertama adalah eksposisi, sedangkan kutipan kedua adalah narasi
        67. Karangan-karangan di bawah ini yang termasuk narasi informasional adalah…
        • A. sejarah, roman sejarah, biografi
        • B. otobiografi, drama, kisah perjalanan
        • C. kisah perjalanan, sejarah, biografi
        • D. drama, kisah perjalalan, roman
        68. “Gendang-gendut tali kecapi,
              kenyang perut senanglah hati”
        Puisi di atas termasuk puisi lama jenis …
        • A. bidal
        • B. karmina
        • C. talibun
        • D. tamsil
        69. Jalan raya berkelok-kelok dipasang cermin untuk melihat kondisi jalan dibalik tikungan. Jenis cermin yang dipergunakan dan sifat cahaya yang berlaku adalah….
        • A. Cermin cembung dan  perambatan cahaya
        • B. Cermin cembung dan  pemantulan cahaya
        • C. Cermin cekung dan  pembiasan cahaya
        • D. Cermin cekung dan  pemantulan cahaya
        70. Kaca tembus cahaya berbentuk balok berada dalam air. Pada salah satu sisi balok dikenai sinar tegaklurus terhadap permukaan kaca. Cahaya menembus kaca dan keluar pada sisi berikutnya. Arah cahaya saat meninggalkan kaca dalam keadaan ….
        • A. Tegak lurus kaca
        • B. membias
        • C. mendekati garis normal
        • D. menjauhi garis normal
        71. Cahaya merambat di udara mengenai kaca dengan sudut datang 30o. Gerakan cahaya dalam kaca adalah .…
        • A. Sudut bias kurang dari 30o, menjauhi garis normal
        • B. Sudut bias lebih besar dari 30o, menjauhi garis normal
        • C. Sudut bias lebih besar dari 30o, mendekati garis normal
        • D. Sudut bias kurang dari 30o, mendekati garis normal
        72. Dalam kegiatan ilmiah diperoleh data suhu suatu benda sebesar 318 K (Kelvin). Kalau dikonversi dalam satuan Celcius (C),Fahrenheit (F), dan Reamur (R) sebesar….
        • A. 45OC ,  81OF, dan 36OR
        • B. 45OC,  113OF, dan 36OR
        • C. 50OC,  81OF, dan 40OR 
        • D. 50OC,  113OF, dan 40OR
        73. Kalor jenis minyak tanah ditetapkan 2200 J kg-1C-1.Banyaknya kalor yang diperlukan oleh 10 kg minyak tanah jika suhunya turun dari 40oC menjadi 80oCadalah ....
        • A. 8.800 joule
        • B. 17.600 joule
        • C. 176.000 joule
        • D. 880.000 joule
        74. Perhatikan proses berpikir beriku. Pernyataan umum: Semua manusia akan mati, Pernyataan Khusus: Si Fulan seorang manusia. Kesimpulan: Si Fulan akan mati. Proses berpikir tersebut menggunakan …
        • A. penalaran induktif.
        • B. penalaran deduktif.
        • C. gabungan penalaran induktif dan deduktif.
        • D. bukan penalaran induktif dan deduktif.
        75. 
         

        Ditulis oleh:ghany maulana
        Media Belajar Diperbarui pada: Sunday, December 15, 2013