Pages

Sunday, 12 October 2014

Perkembangan Wilayah Zona Maritim Indonesiaku.

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. ndonesia memiliki luas wilayah sebesar  + 5.193.250 kilometer persegi, yang terdiri dari luas wilayah laut  + 3.166.163 kilometer persegi dan luas wilayah daratan adalah ­­ + 2.027.087 kilometer persegi. Garis pantai yang dimiliki Indonesia adalah  + 80.791,42 kilometer yang merupakan garis pantai kedua terpanjang di dunia setelah Kanada. Data Departemen Dalam Negeri berdasarkan laporan dari para gubernur dan bupati/wali kota, pada tahun 2004 menyatakan bahwa 7.870 pulau yang bernama, sedangkan 9.634 pulau tak bernama Dari sekian banyaknya pulau-pulau di Indonesia, yang berpenghuni hanya sekitar 6.000 pulau. Keseluruhan wilayah laut Indonesia mencapai 75,3% dari total wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena itu Indonesia sering disebut sebagai Negeri bahari.
Wilayah laut Indonesia pertama kali ditentukan dengan Territoriale Zee en Maritime Kringen Ordonantie (TZMKO, Peraturan tentang laut teritorial zaman Belanda) tahun 1939. Berdasarkan konsepsi TZMKO tahun 1939, lebar laut wilayah perairan Indonesia hanya meliputi jalur-jalur laut yang mengelilingi setiap pulau atau bagian pulau Indonesia. Lebar laut hanya 3 mil laut. Mil laut (Bahasa Inggris: nautical mile atau sea mile) adalah suatu satuan panjang, 1 Mil laut = tepat 1.852 km. Artinya, antarpulau di Indonesia terdapat laut internasional yang memisahkan satu pulau dengan pulau lainnya. Hal ini dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.
Pada tanggal 13 Desember 1957 pemerintah Indonesia mengumumkan Deklarasi Djoeanda. Pemerintah mengumumkan bahwa lebar laut Indonesia adalah 12 mil. Selanjutnya, dengan Undang-Undang No. 4/PRP Tahun 1960 tentang Wilayah Perairan Indonesia ditetapkan tentang laut wilayah Indonesia selebar 12 mil laut dari garis pangkal lurus. Perairan Indonesia dikelilingi oleh garis pangkal yang menghubungkan titik-titik terluar dari pulau terluar Indonesia.
Inti dari Deklarasi Djuanda, yaitu sebagai berikut :
  • Laut dan perairan di antara pulau-pulau menjadi pemersatu karena menghubungkan pulau yang satu dengan yang lain.
  • Penarikan garis lurus pada titik terluar dari pulau terluar untuk menentukan wilayah perairan Indonesia.
  • Batas-batas wilayah Indonesia diukur sejauh 12 mil dari garis dasar pantai pulau terluar.
Ir. R. Djoeanda Kartawidjaja adalah Perdana Menteri Indonesia ke-10 sekaligus yang terakhir. Sumbangannya yang terbesar dalam masa jabatannya adalah Deklarasi Djuanda tahun 1957 yang menyatakan bahwa laut Indonesia adalah termasuk laut sekitar, di antara dan di dalam kepulauan Indonesia menjadi satu kesatuan wilayah NKRI atau dikenal dengan sebutan sebagai negara kepulauan dalam konvensi hukum laut United Nations Convention on Law of the Sea (UNCLOS).(sumber : id.wikipedia.org)
Hasil dari Konvensi tersebut menetapkan zona perairan laut Indonesia, yaitu sebagai berikut :
  • Perairan Nusantara, yaitu semua laut yang terletak pada sisi dalam dari garis dasar atau garis pangkal. Garis dasar terdiri atas teluk dan selat yang menghubungkan pulau-pulau di Nusantara.
  • Zona Laut Teritorial, Zona laut teritorial adalah jalur laut yang berjarak 12 mil laut dari garis
    dasar ke laut lepas. Garis dasar adalah garis khayal yang menghubungkan titik-titik dari ujung-ujung pulau. Sebuah negara mempunyai kedaulatan sepenuhnya sampai batas laut teritorial. Akan tetapi, negara tersebut harus menyediakan jalur pelayaran lintas damai baik di atas maupun di bawah permukaan laut. Batas teritorial Indonesia telah diumumkan sejak Deklarasi Djoeanda pada tanggal 13 Desember 1957.
  • Zona Landas Kontinen, Landas kontinen adalah dasar laut yang merupakan lanjutan dari sebuah benua. Landas kontinen memiliki kedalaman kurang dari 150 meter. Landas kontinen diukur dari garis dasar, yaitu paling jauh 200 mil laut. Penentuan landas kontinen Indonesia dilakukan dengan melakukan perjanjian dengan negara-negara tetangga. Pada tahun 1973 pemerintah Indonesia mengeluarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1973 tentang Landas Kontinen Indonesia. Indonesia terletak di antara dua landas kontinen, yaitu Benua Asia dan Australia. Pada zona ini suatu negara mempunyai kewenangan untuk memanfaatkan sumber daya alam yang ada di dalamnya. Negara tersebut juga harus menyediakan jalur pelayaran yang terjamin keselamatan dan keamanannya.
  • Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE), Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) adalah jalur laut selebar 200 mil laut ke arah laut terbuka diukur dari garis dasar. Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) diumumkan pada tanggal 21 Maret 1980. Di zona ini negara Indonesia memiliki hak untuk melakukan eksplorasi, eksploitasi, konservasi, dan pengelolaan sumber daya alam yang ada. Eksplorasi adalah penyelidikan tentang sumber daya alam yang ada di suatu daerah. Eksploitasi adalah pengusahaan atau mendayagunakan sumber daya alam yang ada di suatu daerah. Konservasi adalah upaya pemeliharaan atau perlindungan sumber daya alam supaya tidak mengalami kerusakan. Di zona ini kebebasan pelayaran dan pemasangan kabel atau pipa di bawah permukaan laut tetap diakui sesuai prinsip hukum laut internasional. (sumber : IPS Kelas VI SD-Arif Julianto)

Ditulis oleh:ghany maulana
Media Belajar Diperbarui pada: Sunday, October 12, 2014

Perkembangan Wilayah Di Indonesia

Perkembangan administrasi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia berkembang terus sejak proklamasi kemerdekaan dikumandangkan pada tanggal 17 Agustus 1945. Indonesia merupakan salah satu negara terluas di kawasan Asia Tenggara. Saat ini Indonesia adalah negara kepulauan terbanyak di dunia. Indonesia memiliki pulau sebanyak 17.506 pulau.  Pulau-pulau tersebut menyebar di sekitar khatulistiwa. Pulau-pulau besar yang ada di Indonesia antara lain Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Irian. Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki wilayah laut yang luas. Saat ini, negara Indonesia memiliki 33 provinsi, mulai dari Sabang sampai Merauke.
Untuk mengatur kelancaran jalannya pemerintahan, Indonesia dibagi menjadi beberapa provinsi. Pada 19 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) melaksanakan sidang ke-2. Salah satu hasilnya adalah menetapkan pembagian wilayah Indonesia menjadi 8 provinsi, yaitu sebagai berikut.
  • 1. Provinsi Sumatra
  • 2. Provinsi Jawa Barat
  • 3. Provinsi Jawa Tengah
  • 4. Provinsi Jawa Timur
  • 5. Provinsi Sunda Kecil
  • 6. Provinsi Kalimantan
  • 7. Provinsi Sulawesi
  • 8. Provinsi Maluku
Antara tahun 1946-1949, terdapat berbagai perubahan perubahan wilayah Indonesia karena munculnya negara-negara baru dalam wilayah Indonesia. Pada akhir tahun 1949, ketika Belanda mengakui kemerdekaan RIS (Republik Indonesia Serikat), RIS terdiri atas 16 negara bagian dan 1 Wilayah Federal Batavia. Keenam belas negara bagian itu antara lain: Republik Indonesia, Negara Sumatera Timur, Riau, Negara Sumatera Selatan, Bangka, Belitung, Negara Pasundan, Jawa Tengah, Negara Jawa Timur, Negara Madura, Daerah Istimewa Borneo Barat, Dayak Besar, Federasi Borneo Timur, Daerah Banjar, Borneo Tenggara, dan Negara Indonesia Timur.
Pada awal tahun 1950, muncul gerakan untuk kembali ke negara kesatuan. Akibatnya tiap-tiap negara bagian mulai menyatukan diri satu per satu dengan Republik Indonesia. Awal Agustus 1950, RIS hanya terdiri atas 4 negara bagian, yaitu Republik Indonesia, Negara Sumatera Timur, Daerah Istimewa Borneo Barat, dan Negara Indonesia Timur. Dan pada tanggal 17 Agustus 1950, RIS dinyatakan bubar dan diganti dengan NKRI, dan ketiga negara bagian selain RI dinyatakan bubar dan dimasukkan ke dalam wilayah NKRI.
Berikut ini adalah perkembangan wilayah provinsi di Indonesia sejak tahun 1950 :
Peta Indonesia Sumber : IPS Kelas VI-Arif Julianto
  • Pada tahun 1950 Provinsi Sumatra dipecah menjadi Provinsi Sumatra Utara(8), Sumatra Tengah(9), dan Sumatra Selatan(10). Pada tahun ini Yogyakarta mendapatkan status daerah istimewa(11). Jumlah provinsi menjadi 11.
  • Pada tahun 1956 Provinsi Kalimantan dipecah menjadi Provinsi Kalimantan Barat(11), Kalimantan Selatan(12), dan Kalimantan Timur(13). Jumlah provinsi menjadi 13.
  • Pada tahun 1957 Provinsi Sumatra Tengah dipecah menjadi Provinsi Jambi(13), Riau(14), dan Sumatra Barat(15). Pada tahun ini Jakarta mendapatkan status sebagai daerah khusus ibu kota. Selain itu,  Aceh menjadi provinsi tersendiri lepas dari Sumatra Utara(16).   Jumlah provinsi menjadi 16.
  • Pada tahun 1959 Provinsi Sunda kecil dipecah menjadi Provinsi Bali(16), Nusa Tenggara Barat(17), dan Nusa Tenggara Timur(18). Pada tahun ini juga dibentuk Provinsi Kalimantan Tengah(19) dari Kalimantan Selatan (20). Jumlah provinsi menjadi 20.
  • Pada tahun 1960 Provinsi Sulawesi dipecah menjadi Provinsi Sulawesi Utara(20) dan Selatan (21). Jumlah provinsi ada 21.
  • Pada tahun 1963 PBB menyerahkan Irian Barat ke Indonesia.
  • Pada tahun 1964 dibentuk Provinsi Lampung (21) dari pemekaran Provinsi Sumatra Selatan. Selain itu, dibentuk pula Provinsi Sulawesi Tengah (22) (pemekaran dari Sulawesi Utara) dan Provinsi Sulawesi Tenggara (23) (pemekaran dari Provinsi Sulawesi Selatan). Jumlah provinsi menjadi 23.
  • Irian Barat resmi kembali menjadi bagian dari NKRI pada tanggal 19 November 1969 dan menjadi provinsi ke-25. Irian Barat kemudian namanya berubah menjadi Irian Jaya.
  • Setelah kemerdekaan Indonesia, Bengkulu menjadi keresidenan dalam provinsi Sumatera Selatan. Baru sejak tanggal 18 November 1968 ditingkatkan statusnya menjadi provinsi ke-26. Jumlah provinsi 26.
  • Selanjutnya, Timor Timur berintegrasi atau bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada tanggal 17 Juli 1976. Timor Timur menjadi provinsi ke-27. Pada tanggal 19 Oktober 1999 Timor Timur melepaskan diri dari NKRI. Timor Timur menjadi negara baru, yaitu Timor Leste. Jumlah provinsi menjadi 26.
Seiring dengan perkembangan administrasi wilayah, selanjutnya di Indonesia terbentuk beberapa provinsi baru. Provinsi baru yang terbentuk sejak tahun 1999 di Indonesia sebagai berikut :
  • Provinsi Maluku utara dengan ibukota Sofifi pada tanggal 4 Oktober 1999 menjadi provinsi ke 27 yang merupakan pemekaran provinsi Maluku. 
  • Provinsi Banten dengan ibukota Serang pada tanggal 17 Oktober 1999 menjadi provinsi ke 28 yang merupakan pemekaran dari Provinsi Jawa Barat.
  • Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan ibukota Pangkal Pinang pada tanggal 4 Desember 2000 menjadi provinsi ke 29 yang merupakan pemekaran dari provinsi Sumatera Selatan.
  • Provinsi Gorontalo dengan ibukota Gorontalo menjadi provinsi ke 30 pada tanggal 22 Desember 2000 yang merupakan pemekaran dari provinsi Sulawesi Utara.
  • Provinsi Papua barat dengan ibukota Manokwari pada tanggal 21 November 2001 menjadi  provinsi ke 31 yang merupakan pemekaran dari provinsi Papua.
  • Provinsi Kepulauan Riau dengan ibukota Tanjung Pinang pada tanggal 25 Oktober 2002 menjadi provinsi ke 32 yang merupakan pemekaran dari provinsi Riau.
  • Provinsi Sulawesi Barat dengan ibukota Mamuju pada tanggal 5 Oktober 2004 menjadi provinsi ke 33 yang merupakan pemekaran dari Provinsi Sulawesi Selatan.

Ditulis oleh:ghany maulana
Media Belajar Diperbarui pada: Sunday, October 12, 2014

Prinsip kerja Pesawat Sederhana

Pesawat Sederhana. Pesawat adalah alat-alat yang dapat memudahkan pekerjaan manusia. Ketika kita membuka tutup botol, memanjat pohon, menimba air, dan memindahkan barang yang berat. Oleh karena itu, kkita memerlukan alat untuk mempermudah pekerjaan tersebut. Kita dapat menggunakan pesawat. Pesawat dapat memperkecil gaya yang kamu keluarkan. Pesawat ada yang rumit dan ada yang sederhana. Pesawat rumit tersusun atas pesawat-pesawat sederhana. Pada prinsipnya, pesawat sederhana terbagi menjadi empat macam, yaitu pengungkit, bidang miring, katrol, dan roda berporos.
Pengungkit atau Tuas
Di sekitar kita banyak peralatan yang menggunakan prinsip kerja pengungkit. Contohnya gunting dan pemotong kuku. Berdasarkan letak beban, kuasa, dan penumpunya, pengungkit dibedakan menjadi tiga golongan sebagai berikut.
Pengungkit Golongan I
Ketika kitamencabut paku yang tertancap di tembok, paku sulit dicabut dengan tangan. Selain memerlukan tenaga yang kuat, sebatang paku juga terlalu kecil untuk dipegang dengan tangan saat mencabut. Kita memerlukan catut untuk mencabut paku dari tembok. Catut menggunakan prinsip kerja pengungkit golongan I. Pengungkit golongan I (disebut juga pengungkit kelas 1) memiliki letak titik tumpu (T) yang berada diantara titik beban (B) dan titik kuasa (K). Bentuk ini adalah bentuk dasar atau bentuk paling umum dari sebuah pengungkit. Selain catut, alat-alat yang menggunakan prinsip kerja pengungkit golongan I adalah gunting, pemotong kuku, jungkat-jungkit,  dan tang.
Pengungkit Golongan II
Pengungkit golongan II (disebut juga pengungkit kelas 2) memiliki letak titik beban (B) yang berada diantara titik kuasa (K) dan titik tumpu (T). Kereta sorong, pembuka kaleng, pemecah kemiri dan pemotong kertas merupakan alat-alat yang menggunakan prinsip kerja pengungkit golongan II. Kereta sorong banyak digunakan oleh pekerja bangunan untuk mengangkut pasir atau material lain. Alat ini berguna untuk membawa benda-benda yang berat. Selain lebih cepat dan mudah, tenaga yang harus dikeluarkan pun lebih sedikit.
  
Pengungkit Golongan III
Pengungkit golongan III (disebut juga pengungkit kelas 3) memiliki letak titik kuasa (K) yang berada diantara titik beban (B) dan titik tumpu (T). Stapler, pinset, alat pancing dan sapu menggunakan prinsip kerja pengungkit golongan III. Perhatikan letak kuasa, beban, dan titik tumpunya. Dengan alat-alat ini tenaga yang kita keluarkan lebih sedikit dan yang jelas mempermudak pekerjaan yang kita lakukan
Bidang Miring
Bidang miring merupakan salah satu jenis pesawat sederhana yang terdiri dari bidang datar yang salah satu ujungnya lebih tinggi daripada ujung lainnya. Bidang miring diposisikan miring agar dapat memperkecil gaya yang dibutuhkan untuk memindahkan benda ke tempat yang lebih tinggi dibandingkan mengangkatnya secara vertikal. Bidang miring memberikan keuntungan yaitu memungkinkan kita memindahkan suatu benda ke tempat yang lebih tinggi dengan gaya yang lebih kecil. Meskipun demikian, bidang miring juga memiliki kelemahan, yaitu jarak yang harus ditempuh untuk memindahkan benda tersebut menjadi lebih panjang (jauh). Pemanfaatan prinsip kerja bidang miring dapat kita temukan dalam sejumlah perkakas, diantaranya kapak, baji, pisau, mata bor, skrup, baut, tangga, jalan yang melingkar, dan sebagainya.
Katrol
Katrol adalah suatu roda yang berputar pada porosnya. Katrol biasanya digunakan bersama-sama dengan rantau atau tali. Katrol dapat mengubah arah gaya yang digunakan untuk menarik atau mengangkat benda. Pada prinsipnya katrol merupakan pengungkit karena mempunyai titik tumpu, kuasa, dan beban. Ada beberapa jenis katrol sebagai berikut.
1. Katrol Tetap
Katrol tetap adalah katrol yang posisinya tidak berubah. Dengan menarik ujung tali yang tidak terikat pada beban, maka beban akan terangkat. Kuasa yang dibutuhkan sama dengan berat beban itu sendiri. Hanya saja, menarik beban keatas dengan katrol lebih mudah daripada mengangkat benda secara langsung. Titik tumpu sebuah katrol tetap terletak pada sumbu katrolnya. Contoh pemanfaatan katrol tetap adalah pada alat penimba air sumur dan katrol pada tiang bendera.
2. Katrol Bebas
Katrol bebas dalah katrol yang posisinya selalu berubah. Katrol ditempatkan pada tali dengan beban dikaitkan pada katrol. Salah satu ujung tali diikatkan pada tempat yang tetap. Ujung yang lain ditarik ke atas. Akibat tarikan itu, katrol dan beban akan naik. Kuasa yang diperlukan pada katrol bebas untuk mengangkat beban lebih kecil daripada kuasa yang diperlukan pada katrol tetap. Contoh pemanfaatan katrol bebas adalah pada alat pengangkat peti kemas. 3. Katrol rangkap  Katrol rangkap adalah katrol yang terdiri dari lebih dari satu katrol yang disusun berjajar dengan tali.  Katrol rangkap atau katrol majemuk ini dapat memperkecil gaya. Semakin banyak katrol yang digunakan semakin kecil gaya yang digunakan tetapi waktu yang digunakan semakin lama. Contoh penggunaan katrol rangkap adalah pada  mobil derek, dan peralatan pemanjat tebing.
4. Katrol Ganda atau Takal
Katrol ganda merupakan perpaduan antara katrol tetap dan katrol bebas. Kedua katrol ini dihubungkan dengan tali. Pada katrol ganda, beban dikaitkan pada katrol bebas dan salah satu ujung tali dikaitkan pada penampang katrol tetap. Bila ujung tali yang lain ditarik, maka beban akan terangkat.

Ditulis oleh:ghany maulana
Media Belajar Diperbarui pada: Sunday, October 12, 2014

Ciri - Ciri Makhluk hidup di Sekitar Kita

Ciri Makhluk Hidup. Di sekitar kita terdapat makhluk hidup dan makhluk tidak hidup. Manusia, hewan, dan tumbuhan termasuk makhluk hidup. Setiap makhluk hidup mempunyai ciri-ciri tertentu. Salah satu cirinya yaitu memerlukan makanan. Selain itu, makhluk hidup juga memiliki ciri-ciri yang lain. Ciri makhluk hidup antara lain : bergerak, tumbuh, berkembangbiak, dan bernapas. Manusia, hewan, dan tumbuhan termasuk makhluk hidup. Oleh karena itu, manusia, hewan, dan tumbuhan mempunyai ciri-ciri yang sama.  
a. Makhluk Hidup Memerlukan Makanan
Makanan diperlukan untuk menjaga kesehatan tubuh. Makanan digunakan tubuh untuk
menghasilkan tenaga. Tenaga itulah yang diperlukan makhluk hidup untuk melakukan kegiatan.  Setiap makhluk hidup makanannya tertentu. Sebagai contoh makanan
manusia ada yang berasal dari tumbuhan. Ada pula makanan yang berasal dari hewan. Makanan yang berasal dari hewan dapat berupa daging, telur, maupun susu. Makanan yang berasal dari tumbuhan misalnya buah-buahan, sayur-sayuran, dan biji-bijian.
Hewan juga memerlukan makanan. Ada hewan yang makanannya berupa tumbuhan. Hewan pemakan tumbuhan misalnya kambing, sapi, kelinci, dan kerbau. Ada hewan yang makanannya berupa daging atau hewan lain. Hewan pemakan daging misalnya harimau, kucing, dan singa. Ada juga hewan yang makanannya berupa tumbuhan dan hewan lain, misalnya ayam dan tikus.
Tumbuhan juga memerlukan makanan. Namun, cara makan tumbuhan berbeda dengan manusia dan hewan. Tumbuhan dapat membuat makanannya sendiri. Saat membuat makanan tumbuhan memerlukan cahaya, karbon dioksida, dan air. Cahaya dapat diperoleh dari matahari. Cahaya ini ditangkap oleh klorofil yang terdapat di dalam daun. Sementara itu, karbon dioksida diperoleh dari udara bebas. Air dan garam mineral diserap oleh akar dari dalam tanah. Tumbuhan membuat makanan melalui proses fotosintesis.
b. Makhluk Hidup Bergerak
Ada dua macam gerak yaitu gerak aktif dan gerak pasif. Gerak aktif adalah gerak berpindah tempat misalnya dengan kaki, sayap dan sirip. Gerak pasif misalnya ditunjukkan oleh tumbuhan. Tumbuhan tidak dapat berpindah tempat, tetapi menggerakkan sebagian tubuhnya. Contohnya gerak daun menguncup, gerak batang menghadap cahaya, gerak akar mendekati sumber air serta gerak mekarnya bunga. Setiap makhluk hidup dapat bergerak. Setiap makhluk memiliki alat gerak tertentu.
Manusia dapat berlari dan berjalan menggunakan kaki. Manusia dapat bergerak dan berpindah tempat. Sementara itu, ada hewan yang dapat berjalan, berlari, melompat, terbang, bahkan berenang. Alat gerak hewan dapat berupa kaki, sayap, sirip, atau juga tubuh.
Tumbuhan juga bergerak, tetapi tidak dapat berpindah tempat. Tumbuhan bergerak karena pengaruh rangsang. Rangsang yang dimaksud dapat berupa air, sinar matahari, panas, atau sentuhan. Misalnya, daun putri malu mengatup jika disentuh. Daun putri malu akan membuka kembali setelah beberapa saat.
c. Makhluk Hidup Tumbuh
Setiap makhluk hidup akan mengalami pertumbuhan. Lihatlah fotomu saat masih bayi!
Bandingkan dengan tubuhmu saat ini! Tentu sangat berbeda. Saat masih bayi, tubuhmu masih kecil. Sekarang, tubuhmu sudah tumbuh menjadi besar. Berat dan tinggi badanmu juga bertambah Bertambahnya berat dan tinggi badan menunjukkan adanya pertumbuhan
Hewan juga mengalami pertumbuhan. Pertumbuhan hewan ada yang dimulai dari telur, misalnya ayam. Telur ayam menetas menghasilkan anak ayam. Anak ayam itu masih kecil. Bulu-bulunya masih halus. Beberapa waktu kemudian anak ayam tumbuh menjadi besar. Bulu-bulunya semakin tebal. Akhirnya, tumbuh menjadi ayam dewasa. Kucing juga mengalami pertumbuhan. Pertumbuhan kucing dimulai dari anak kucing. Anak kucing ukuran tubuhnya masih kecil. Setelah beberapa waktu, anak kucing akan tumbuh menjadi kucing dewasa
Tumbuhan juga mengalami pertumbuhan. Misalnya, pertumbuhan pada biji kacang hijau. Pertumbuhan pada biji kacang hijau ditandai dengan bertambah tingginya batang tanaman. Selain itu, juga ditandai jumlah daun yang bertambah banyak. Perhatikan gambar berikut!
d. Makhluk Hidup Berkembang Biak
Setelah dewasa, makhluk hidup berkembang biak. Makhluk hidup berkembang biak untuk
menghasilkan keturunan. Tujuan makhluk hidup berkembang biak untuk melestarikan jenisnya. Setiap jenis makhluk hidup berkembang biak dengan cara tertentu
Hewan berkembang biak dengan bertelur atau melahirkan anak. Ayam dan itik berkembang biak dengan bertelur. Kambing dan sapi berkembang biak dengan melahirkan anak.
Tumbuhan berkembang biak dengan berbagai cara. Ada yang secara alami dan secara buatan. Tumbuhan berkembang biak secara alami dengan biji dan tunas. Secara buatan, tumbuhan dikembangbiakkan dengan setek, cangkok, dan runduk.
e. Makhluk Hidup Bernapas
Setiap makhluk hidup selalu bernapas. Makhluk hidup tidak dapat bertahan hidup jika tidak bernapas. Pada saat bernapas, makhluk hidup menghirup gas oksigen dari udara. Selanjutnya, mengembuskan gas karbon dioksida ke lingkungannya. Setiap makhluk hidup memiliki alat pernapasan. Manusia bernapas menggunakan paru-paru. Sementara itu, alat pernapasan hewan berbedabeda. Simak contoh hewan dan alat pernapasannya berikut.
1) Ikan bernapas menggunakan insang.2) Katak dewasa bernapas menggunakan paru-paru.3) Hewan menyusui seperti kucing dan kambing bernapas menggunakan paru-paru.4) Cacing bernapas menggunakan permukaan kulitnya.
Tumbuhan juga perlu bernapas. Tumbuhan bernapas melalui lubanglubang di permukaan tubuhnya. Misalnya, mulut daun dan pori-pori batang. Pori-pori batang disebut lentisel.

Ditulis oleh:ghany maulana
Media Belajar Diperbarui pada: Sunday, October 12, 2014

Contoh Soal UAS Maatematika Kelas 4

I.Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang paling tepat! 1.Bilangan yang memiliki faktorisasi prima 2 × 34 × 5 adalah ....
  • a. 800
  • b. 810
  • c. 820
  • d. 830
2.FPB dan KPK dari 50 dan 90 adalah ....
  • a. 5 dan 450
  • b. 10 dan 450
  • c. 5 dan 180
  • d. 10 dan 180
3.KPK dari 27, 36, dan 54 adalah ....
  • a. 54
  • b. 72
  • c. 108
  • d. 216
4.Hasil dari 72³ : 6³ adalah ....
  • a. 1.278
  • b. 1.287
  • c. 1.872
  • d. 1.728
5. 20³ : 5³ + 7³ = ....
  • a. 307
  • b. 407
  • c. 357
  • d. 457
6. Badu mempunyai 12 bola berwarna merah, 18 bola berwarna putih, dan 24 bola berwarna      hitam. Ketiga bola itu akan dibagikan kepada teman-temannya, sehingga setiap temannya      mendapatkan setiap warna bola dalam jumlah yang sama. Berapa jumlah teman yang      dapat diberikan bola oleh Badu?
  • a. 4 orang
  • b. 5 orang
  • c. 6 orang
  • d. 7 orang
7.Tina mempunyai 20 buah pensil. Kemudian ia dibelikan 8 kotak pensil oleh ayahnya. Berapa jumlah pensil yang dimiliki Tina sekarang jika setiap kotak berisi 12 pensil?
  • a. 100 buah
  • b. 110 buah
  • c. 116 buah
  • d. 120 buah
8.Ibu berbelanja kebutuhan rumah tangga setiap 2 mingu sekali. Bibi berbelanjang     kebutuhan rumah tangga setiap 20 hari sekali. Ibu dan bibi berbelanja kebutuhan rumah     tangga bersama setiap ... hari.
  • a. 140
  • b. 160
  • c. 180
  • d. 200
9. 78.000 cc + 450.000.000 mm³ =.....liter
  • a. 528
  • b. 825
  • c. 1.230
  • d. 4.578
10. 25 km³ + 23 hm³ - 36 dam³ = ... dam³
  • a. 25.022.964
  • b. 25.022.960
  • c. 25.220.964
  • d. 25.220.960
11. 300 liter/jam = .....liter/menit
  • a. 5
  • b. 50
  • c. 18
  • d. 180
12.Ibu membeli 1 liter susu cair. Kemudian dalam waktu 4 detik adik menuang susu tersebut       dalam gelas dan menyisakan susu sebanyak 250 ml. Debit susu cair yang dituang dalam       gelas adalah ....
  • a. 187,4 ml/detik
  • b. 187,4 ml/menit
  • c. 187,5 ml/detik
  • d. 187,5 ml/menit
13. Sebuah tangki air mempunyai volume 850.000 cm³ . Kemudian selama 30 menit tangki          itu bocor sehingga air yang tersisa tinggal 250.000 cm³ . Berapa dm³ / menit debit air          yang keluar?
  • a. 20 dm³ /menit
  • b. 25 dm³ /menit
  • c. 30 dm³ /menit
  • d. 35 dm³ /menit
14.. Luas bangun di samping adalah ....
  • a. 556 cm²
  • b. 546 cm²
  • c. 536 cm²
  • d. 526 cm²
15. Luas bangun di samping ... cm².
  • a. 225
  • b. 235
  • c. 242
  • d. 252
16.Sebuah kancing baju berbentuk lingkaran dengan diameter 1,5 cm. Luas permukaan        kancing baju tersebut adalah ....
  • a. 176,625 cm²
  • b. 176,625 mm²
  • c. 17,6625 cm²
  • d. 17,6625 mm²
17.Luas bangun di samping adalah ... cm².
  • a. 785
  • b. 628
  • c. 314
  • d. 157
18.Sebuah prisma mempunyai volume 72 liter. Tinggi prisma itu 1 m. Alas prisma itu         berbentuk segitiga dengan tinggi alas 30 cm. Berapa panjang alas segitiga itu?
  • a. 48 cm
  • b. 38 cm
  • c. 28 cm
  • d. 18 cm
19.Volume tabung di samping adalah ....
  • a. 1.694 cm³
  • b. 1.695 cm³
  • c. 1.696 cm³
  • d. 1.697 cm³
20. Berikut diagram hasil pembuatan kerajinan di Toko Rajin Kayu          selama 6 hari:
        Jumlah hasil kerajinan yang dibuat selama enam          hari adalah ....
  • a. 825 buah
  • b. 850 buah
  • c. 875 buah
  • d. 900 buah
21. Banyak anak yang gemar berolahraga ditunjukan        oleh diagram lingkaran di samping.   
     Olahraga yang paling diminati adalah ....
  • a. basket
  • b. sepak bola 
  • c. tenis
  • d. badminton
22.Berikut ini merupakan data nilai ulangan matematika 
Nilai SiswaFrekuensi
54
68
710
84
96
108
      kelas VI. Banyak siswa yang mendapatkan nilai terendah adalah ....
  • a. 11
  • b. 10
  • c. 2
  • d. 4
23. Berikut data banyak sumbangan siswa kelas VI untuk membantu korban letusan gunung        merapi.       Rp2.000,00; Rp4.000,00; Rp5.000,00; Rp2.000,00; Rp5.000,00;       Rp1.000,00; Rp5.000,00; Rp3.000,00; Rp1.000,00; Rp4.000,00;       Rp4.000,00; Rp3.000,00; Rp1.000,00; Rp3.000,00; Rp2.000,00;       Rp2.000,00; Rp2.000,00; Rp1.000,00; Rp4.000,00; Rp5.000,00;       Rp5.000,00; Rp3.000,00; Rp2.000,00; Rp1.000,00; Rp3.000,00       Tabel dari data di atas yang tepat adalah ....  
24.Berapakah rata-rata data berikut?       20, 20, 40, 50, 20, 30, 40, 40, 50, 30 
  • a. 30
  • b. 34
  • c. 30
  • d. 44
25. Berikut adalah data hasil panen tomat dari tahun 2005  
TahunHasil Panen (ton)
2005 2006 2007 2008 2009500 480 720 650 570
        Berdasarkan tabel di atas, total hasil panen tomat selama 5 tahun adalah ....
  • a. 2.920 ton
  • b. 2.900 ton
  • c. 1.920 ton
  • d. 1.900 ton
II. Isilah titik-titik dibawah ini dengan jawaban yang tepat !
1. Mula-mula Dito berada di lantai 2. Kemudian Dito naik 9 tingkat dan turun lagi 5 tingkat.      Dito sekarang berada di lantai .... 
2. Suatu kubus memiliki volume 314.432 cc. Panjang rusuk kubus tersebut adalah ....
3. Hasil dari 45³ : 5³ + 16³ : 2³ adalah .... 
4. Debit suatu aliran air 1,8 liter/menit. Waktu yang dibutuhkan untuk mengalirkan air      sebanyak 1.080 ml adalah .... 
5. Luas suatu belah ketupat adalah 2.880 cm². Jika panjang salah satu diagonalnya 64 cm,      maka panjang diagonal yang lainnya adalah .... 
6. Luas lingkaran yang memiliki panjang diameter 60 cm adalah .... 
7. Volume suatu tabung yang memiliki jari-jari 45 cm dan tingginya 1,5 m adalah .... 
8. Perhatikan data berikut.      24, 27, 28, 25, 29, 24, 23, 27, 28, 25, 26, 27     Data terendahnya adalah ....  
9. Berikut adalah data uang tabungan Ardi setiap hari:     Rp2.000,00   Rp1.500,00   Rp2.000,00   Rp1.000,00   Rp1.500,00   Rp2.000,00          Rp2.500,00   Rp2.000,00   Rp2.500,00   Rp1.000,00   Rp1.000.00   Rp1.500,00        Rp1.000,00   Rp1.500,00       Ardi setiap hari paling banyak menabung sebesar .... 
10. Perhatikan tabel berikut ini !
TahunHasil Panen (ton)
Kacang Jagung Kedelai Gandum800 1.600 2.000 700
Hasil pertanian di desa Tani rata-rata ... ton 

III. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan tepat dan jelas !

1. Sebuah gedung perkantoran memiliki 45 lantai. Seseorang berada di lantai 12 dan naik        sebanyak 25 lantai. Kemudian orang itu turun sebanyak 30 lantai. Berada di lantai                 berapakah orang tersebut sekarang? Berapa lantai ia harus naik atau turun agar sampai di      lantai tempat semula ia berada? 

2. Setiap pohon rambutan menghasilkan 185 kg buah rambutan dan setiap pohon mangga         menghasilkan 245 kg buah mangga. Jika banyak pohon rambutan dan mangga masing-          masing 23 pohon, berapa jumlah seluruh buah yang di hasilkan?

3. Suatu bak penampungan air berukuran panjang 250 cm, lebar 100 cm dan tinggi 120 cm. Jika suatu kran air dengan debit air 200 l/jam digunakan untuk mengisi bak      penampungan, berapa waktu yang diperlukan untuk mengisi penuh bak penampungan      itu? 
4. Suatu lingkaran memiliki luas 2.464 m². Hitunglah panjang diameter lingkaran tersebut. 5. Berikut ini data banyak siswa kelas I sampai kelas VI SD Harapan Bangsa.     Kelas I   : 30 anak     Kelas II  : 34 anak     Kelas III : 35 anak     Kelas IV  : 32 anak     Kelas V   : 35 anak     Kelas VI  : 38 anak      Sajikan data di atas dalam tabel. 

Ditulis oleh:ghany maulana
Media Belajar Diperbarui pada: Sunday, October 12, 2014

Lapisan dan setruktur Bumi

Bumi kita sudah berusia sekitar 4,6 miliar tahun. Pada mulanya, Bumi merupakan sebuah bola besar yang tersusun atas batuan lebur yang sangat panas. Selanjutnya secara bertahap, batuan yang ada di permukaan Bumi menjadi dingin. Bumi tempat kita tinggal saat ini merupakan salah satu anggota tata surya dengan matahari sebagai pusatnya. Jarak bumi dengan matahari sekitar 150 juta km. Bumi berbentuk bulat pepat dengan jari-jari ± 6.370 km. Bumi merupakan planet dengan urutan ketiga dari delapan planet yang dekat dengan matahari. Bumi merupakan satu-satunya planet yang dapat dihuni oleh berbagai jenis mahluk hidup. Permukaan bumi terdiri dari daratan dan lautan.
Terjadinya Bumi berhubungan erat dengan terjadinya alam semesta. Para ilmuwan berpendapat bahwa benda-benda langit di alam terbentuk dari awan.Para ilmuwan sependapat bahwa benda-benda yang ada di alam semesta terbuat dari unsur yang hampir sama. Proses terbentuknya pun terjadi secara bertahap. Meskipun para ilmuwan tidak mengetahui secara pasti tentang terjadinya alam semesta, tetapi mereka menyusun kemungkinan-kemungkinan yang masuk akal. Beberapa ilmuwan berpendapat bahwa benda-benda di alam semesta terbentuk dari awan.
a. Awan itu tersusun atas gas dan debu. Pada awalnya, awan itu terbentang sampai ratusan juta kilometer. Adanya kekuatan gaya tarik menyebabkan awan berbentuk seperti roda pipih yang besar. Roda tersebut selalu berputar. Akibat gerakan itu, sebagian besar gas terkumpul di tengah awan.
b. Awan tersebut kemudian membentuk gumpalan yang membesar. Gaya tariknya pun juga besar sehingga menarik lebih banyak gas. Oleh karena kekuatan gaya tarik ke semua arah sama besar, gumpalan itu merapat membentuk bola bulat. Gumpalan inilah yang kemudian membentuk Matahari. Gas atau debu yang letaknya sangat jauh dari Matahari juga berputar mengelilinginya. Gas dan debu ini kemudian membentuk bola-bola bulat yang lebih kecil dibandingkan Matahari.
c. Bola-bola tersebut merupakan awal dari pembentukan Bumi dan planet-planet lain. Karena gaya tarik Bumi semakin banyak mengumpulkan gas dan debu sehingga semakin lama semakin padat. Keadaan ini menyebabkan bola Bumi menjadi semakin panas. Butir-butir debu yang ada di dalamnya kemudian meleleh. Sebagian besar debu-debu yang meleleh itu terdiri atas batuan dan logam. Selanjutnya, bagian luar Bumi mengalami pendinginan. Batuan dan logam yang meleleh itu kemudian menjadi bagian yang keras. Bagian inilah yang membentuk bagian permukaan Bumi
Ternyata Bumi tidak hanya berbentuk bulatan saja, tetapi juga tersusun atas beberapa lapisan. Bumi tersusun atas tiga lapisan. Lapisan Bumi mulai dari lapisan terluar sampai terdalam yaitu kerak, selubung, dan inti. Inti terdiri atas inti luar dan inti dalam. Keadaan ketiga lapisan Bumi tersebut dijelaskan dalam uraian berikut.
a. Kerak
Kerak bumi merupakan kulit bumi bagian luar (permukaan bumi) yang berupa batuan keras dan dingin setebal 15–60 km. Lapisan ini menjadi tempat tinggal bagi seluruh mahluk hidup. Pada lapisan kerak bagian atas, batuan telah mengalami pelapukan membentuk tanah. Di permukaan lapisan kerak inilah makhluk hidup tinggal dan menjalani hidupnya. Daratan terbentuk dari kerak benua. Sebagian besar kerak benua terbentuk dari batuan yang disebut granit. Dasar samudra terbentuk dari kerak samudra. Kerak samudra sebagian terbentuk dari batuan yang disebut basal. Suhu di bagian bawah kerak bumi mencapai 1.100 derajat Celcius. Lapisan kerak bumi dan bagian di bawahnya hingga kedalaman 100 km dinamakan litosfer.
b. Selubung atau Mantel
Selubung atau mantel merupakan lapisan di bawah kerak yang tebalnya mencapai 2.900 kilometer. Lapisan mantel merupakan lapisan yang paling tebal. Mantel terletak di antara lapisan inti luar dengan kerak. Lapisan ini terdiri atas magma kental yang bersuhu 1.400°C–2.500°C. 
c. Inti
Inti terdiri atas dua bagian, yaitu inti luar dan inti dalam. Lapisan inti luar merupakan satu-satunya lapisan cair. Inti luar terdiri atas bahan penyusun utama logam besi (90%), nikel (8%), dan oksigen. Lapisan ini mempunyai tebal ±2.255 kilometer. Adapun lapisan inti dalam setebal ±1.200 kilometer. Inti dalam merupakan bola logam yang padat dan mampat, bersuhu sangat panas sekitar 4.500°C. Lapisan ini terbentuk dari besi dan nikel padat. Lapisan inti dalam merupakan pusat bumi.
Di atas kerak bumi terdapat lapisan atmosfer. Atmosfer adalah lapisan udara yang menyelimuti bumi secara menyeluruh dengan ketebalan lebih dari 650 km. Pada lapisan atmosfer terkandung berbagai macam gas. Berdasarkan volumenya, jenis gas yang paling banyak terkandung berturut-turut adalah 
  • Nitrogen (N2) sebanyak 78,08%,
  • Oksigen (O2) sebanyak 20,95%,
  • Argon sebanyak 0,93%, serta
  • Karbon dioksida (CO2) sebanyak 0,03%.
Berbagai jenis gas lainnya juga terkandung dalam atmosfer, tetapi dalam konsentrasi yang jauh lebih rendah, misalnya neon (Ne), helium (He), kripton (Kr), hidrogen (H2), xenon (Xe), ozon (O3), metan dan uap air. 
Di antara gas-gas yang terkandung di dalam atmosfer tersebut, karbon dioksida dan uap air terkandung dalam konsentrasi yang bervariasi dari tempat ke tempat, serta dari waktu ke waktu untuk uap air.
Lapisan atmosfer tersusun atas udara. Semakin jauh dari permukaan bumi, lapisan udara semakin tipis. Lapisan atmosfer melindungi Bumi dari pancaran sinar dan panas Matahari. Oleh karena itu, lapisan atmosfer paling berperan dalam mendukung adanya kehidupan di muka Bumi ini. Lapisan atmosfer ini memiliki ketebalan ± 640 kilometer. Atmosfer terdiri atas lapisan troposfer, stratosfer, mesosfer, dan termosfer. 
Troposfer
Lapisan ini merupakan lapisan yang paling bawah, berada antara permukaan bumi sampai pada ketinggian 8 km pada posisi kutub dan 18 – 19 km pada daerah ekuator. Pada lapisan ini suhu udara akan menurun dengan bertambahnya ketinggian. Setiap kenaikan 100 meter temperaturnya turun turun 0,5 oC. Lapisan inilah yang memengaruhi cuaca. Sebagian besar awan yang menyebabkan hujan terbentuk di lapisan ini. Di dalam lapisan ini berlangsung semua hal yang berhubungan dengan iklim. Di lapisan inilah terbentuknya awan, jatuhnya hujan, salju, hujan es dan lain-lain. Di dalam troposfer terdapat tiga jenis awan, yaitu awan rendah (cumulus), yang tingginya antara 0 – 2 km; awan pertengahan (alto cumulus lenticularis), tingginya antara 2 – 6 km; serta awan tinggi (cirrus) yang tingginya antara 6 – 12 km.
Stratosfer
Di atas lapisan troposfer terdapat lapisan stratosfer. Lapisan stratosfer berjarak 10–50 km di atas permukaan bumi. Udara di lapisan stratosfer sangat dingin dan tipis. Balon cuaca dan beberapa pesawat terbang dapat mencapai lapisan stratosfer. Lapisan ozon berada di atas lapisan ini. Lapisan ozon adalah lapisan yang penting karena melindungi Bumi dari sinar ultraviolet dari Matahari. Sinar ultraviolet ini jika langsung mengenai Bumi akan membunuh semua makhluk hidup.
Mesosfer
Lapisan di atas stratosfer yaitu mesosfer. Lapisan mesosfer berjarak 50-80 km di atas permukaan bumi. Mesosfer memiliki campuran oksigen, nitrogen, dan karbon dioksida yang sama dengan lapisan di bawahnya. Namun, kandungan uap airnya sangat sedikit.
Termosfer
Lapisan di atas mesosfer yaitu lapisan termosfer. Lapisan termosfer terbentang pada ketinggian 80–500 km di atas permukaan bumi. Di lapisan ini terjadi efek cahaya yang disebut aurora.
Eksosfer
Lapisan yang paling jauh dari permukaan bumi yaitu lapisan eksosfer. Eksosfer ada di ketinggian 700 km di atas permukaan bumi. Setelah lapisan eksosfer adalah angkasa luar.
Keberadaan atmosfer yang menyelimuti seluruh permukaan bumi memiliki arti yang sangat penting bagi kelangsungan hidup berbagai makhluk hidup di muka bumi. Fungsi atmosfer antara lain :
  • Mengurangi radiasi matahari yang sampai ke permukaan bumi pada siang hari dan hilangnya panas yang berlebihan pada malam hari. Apabila tidak ada lapisan atmosfer, radiasi matahari diterima oleh permukaan bumi akan sangat tinggi dan dikhawatirkan tidak ada organisme yang mampu bertaham hidup, termasuk manusia.
  • Mendistribusikan air ke berbagai wilayah permukaan bumi. Tanpa adanya atmosfer yang mampu menampung uap air, maka seluruh air di permukaan bumi hanya akan mengumpul pada tempat yang paling rendah. Sungai-sungai akan kering, seluruh air tanah akan merembes ke laut, sehingga air hanya akan mengumpul di samudera dan laut saja. Pendistribusian air oleh atmosfer ini memberikan peluang bagi semua mahluk hidup untuk tumbuh dan berkembang di seluruh permukaan bumi.
  • Menyediakan okisgen dan karbon dioksida. Atmosfer dapat menyediakan oksigen bagi mahluk hidup. Kebutuhan tumbuhan akan CO2 juga dapat diperoleh dari atmosfer.
  • Sebagai penahan meteor yang akan jatuh ke bumi.
Ozon Dalam Atmosfer
Ozon adalah zat oksidan yang kuat, beracun, dan zat pembunuh jasad renik yang kuat juga. Ozon biasanya digunakan untuk mensterilkan air isi ulang, serta dapat juga digunakan untuk menghilangkan warna dan bau yang tidak enak pada air. Ozon terbentuk secara alamiah di stratosfer.
Terjadinya lubang ozon ini diakibatkan adanya peningkatan kadar NOx dari pembakaran bahan bakar pesawat, juga pengaruh tingginya zat kimia yang kita kenal clorofuorocarbon atau CFC berpengaruh sangat besar terhadap perusakan ozon. CFC inilah yang sangat dicurigai sebagai penyebab terjadinya kerusakan ozon. CFC ini tidak ditemukan di alam, melainkan merupakan zat hasil rekayasa manusia. CFC tidak beracun, tidak terbakar dan sangat stabil karena tidak mudah bereaksi. Karenanya menjadi zat yang sangat ideal untuk industri. CFC banyak digunakan sebagai zat pendingin dalam kulkas dan AC mobil, sebagai bahan untuk membuat plastik busa, bantal kursi dan jok mobil , digunakan untuk pendorong aerosol, juga digunakan dalam dry cleaning.
Dampak Lubang Ozon
Lapisan ozon di stratosfer dapat menyerap sinar Ultra Violet (UV) dari matahari. pada keadaan terang tak berawan sekitar 30% sinar UV-B dapat sampai ke bumi.  Dengan semakin berkurangnya lapisan ozon, maka sinar UV-B yang diserap bumi semakin besar. Sinar UV berpengaruh besar terhadap sel hidup dan mengakibatkan kematian jasad renik.
Sinar UV-B juga mempunyai dampak negatif pada hewan maupun tumbuhan. Pada tumbuhan, menipisnya lapisan ozon akan mengakibatkan terganggunya proses fotosintesis yang selanjutnya menyebabkan turunnya laju pertumbuhan daun dan batang serta penurunan berat kering total sehingga hasilnya akan berkurang. Selain itu dapat juga mempengaruhi produktivitas hutan, mengakibatkan penyakit kanker kulit, penyakit katarak serta menurunnya daya imunitas pada manusia. Dengan berkurangnya daya imunitas orang menjadi lebih peka terhadap serangan infeksi termasuk virus.

    Ditulis oleh:ghany maulana
    Media Belajar Diperbarui pada: Sunday, October 12, 2014