Sunday, 25 March 2012

Pemanfaatan Bagian Tumbuhan dan Hewan


Bagikan :




Pemanfaatan Bagian Tumbuhan
S
elain pemanfaatan bagian tubuh hewan , beberapa tumbuhan pun dimanfaatkan secara berlebihan oleh manusia. Pemanfaatan yang dilakukan secara berlebihan akan mengganggu keseimbangan ekosistem. Baik hewan maupun tumbuhan harus dimanfaatkan dengan bijak dan dijaga agar tidak punah. Manusia berusaha mengambil keuntungan materi dari pemanfaatan tersebut. Beberapa tumbuhan yang dimanfaatkan manusia adalah sebagai berikut.

a. Ulin
Pohon ulin memiliki batang yang besar. Kayunya bersifat sangat kuat. Karena kuatnya, kayu ulin disebut pula kayu besi. Kayu ulin dimanfaatkan untuk membuat atap rumah dan kusen. Kayu ulin juga dipakai untuk membuat jembatan.
b. Kemiri
Pohon kemiri dapat berumur 50 hingga 60 tahun. Pohon kemiri menghasilkan biji buah yang bisa dijual. Dalam setiap buahnya bisa dijumpai dua biji kemiri. Biji kemiri dapat diolah menjadi minyak kemiri. Minyak ini digunakan sebagai bahan pembuatan obat dan kosmetik. Minyak kemiri juga dipakai dalam industri cat. Kayu dari pohon kemiri digunakan untuk membuat peti, korek api, dan kerajinan.
c. Kemenyan
Pohon kemenyan disadap getahnya. Untuk penyadapan pertama, warna getahnya putih. Pada penyadapan selanjutnya, warna getah semakin hitam. Kemenyan yang baik memiliki getah berwarna kuning mirip emas. Getah yang disadap dibiarkan mengalir di batang. Sekitar tiga bulan kemudian, getah kemenyan baru diambil. Getah ini sudah membeku. Getah kemenyan berbau sangat harum. Getah ini digunakan untuk bahan pembuatan rokok dan obat-obatan.
d. Kayu Manis
Kayu manis merupakan pohon rempah-rempah. Kulit kayu manis sangat beraroma, terasa manis, dan pedas. Karenanya, kulit ini digunakan sebagai bumbu masak. Kulit ini juga ditambahkan pada beberapa minuman seperti jahe dan anggur panas. Kulit kayu manis juga digunakan sebagai bahan pembbuat jamu dan bahan baku obat. Kulit ini diambil dari batang atau cabang pohon kayu manis, untuk mengambilnya harus ditebang terlebih dahulu.
Cara pencegahan kepunahan tumbuhan:
1. Menebang hutan secara terencana. Pohon yang ditebang adalah pohon yang sudah tua. Penebangan pohon diiringi dengan reboisasi. Reboisasi adalah penanaman kembali hutan yang telah ditebang pohonnya. Penebangan dengan cara ini dinamakan sistem tebang pilih.
2. Melindungi dan mengembangkan tumbuhan. Perlindungan terutama dilakukan terhadap tumbuhan langka. Contohnya, Tumbuhan dilindungi di hutan wisata, kebun raya, dan hutan lindung. Selain itutumbuhan dapat dilindungi di taman nasional dan cagar alam. Khusus tumbuhan laut, tempat perlindungannya berupa taman laut.
Pemanfaatan Bagian Tubuh Hewan
Banyak sekali hewan yang diburu  untuk diambil bagian tubuhnya untuk diperjualbelikan, demikian juga dengan bagian tumbuhan. Kegiatan tersebut jelas mengganngu keseimbangan ekosistem. Tanpa diimbangi dengan upaya pelestarian perkembangbiakan hewan dan perkembangbiakan tumbuhan jelas akan terganggu. Kepunahan hewan dan tumbuhan tersebut merupakan kerugian besar untuk kemajuan ilmu pengetahuan. Di bawah ini akan kita bahas pemanfaatan bagian tubuh hewan yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem. Hewan-hewan yang banyak diburu antara lain :
a. Rusa

Rusa memiliki dua tanduk pada kepalanya. Rusa jantan biasanya mempunyai tanduk yang bercabang. Setiap tanduk tersebut dapat bercabang dua atau tiga. Tinggi tanduk rusa dapat mencapai satu meter. Karena bercabang, tanduk rusa menjadi tampak indah. Tanduk rusa diburu manusia untuk dijadikan hiasan. Tanduk rusa juga dimanfaatkan untuk membuat kancing baju dan gagang pisau. Selain tanduk, masih ada bagian tubuh rusa yang diambil. Minyak rusa dihasilkan dari kelenjar perut rusa. Minyak ini digunakan untuk pembuatan obat dan parfum. Kulit rusa digunakan untuk membuat sepatu atau sarung tangan.
b. Burung Merak

Bagian ekor burung merak ditutupi oleh bulu. Jika dibuka, bulu penutup ekor akan mengembang. Bentuknya seperti kipas. Pada bulu  tersebut terdapat corak berbentuk mata. Bulu merak yang mengembang ini tampak sangat indah. Karenanya, manusia memburunya untuk hiasan. Biasanya, kipas dari bulu merak dipasang di dinding rumah.
c. Duyung

Duyung merupakan hewan menyusui yang hidup di laut. Duyung bukan ikan, namun sering disebut ikan duyung. Manusia memburu duyung untuk diambil dagingnya. Menurut mereka, daging duyung memiliki rasa yang lezat. Selain daging,taring dan minyak duyung juga dicari. Minyak duyung diyakini dapat mengobati penyakit TBC dan nyeri sendi. Adapun taring duyung digunakan untuk pipa rokok

d. Hiu

Hiu diburu untuk diambil daging, sirip, dan tulangnya. Sirip dan daging hiu dijadikan makanan yang lezat. Tulang rawan hiu untuk  menyembuhkan penyakit tulang dan persendian. Minyak hati ikan hiu mengandung vitamin A. Minyak hati hiu diyakini dapat mencegah kanker. Minyak hiu juga digunakan untuk membuat kosmetik.
e. Harimau

Harimau diburu untuk diambil kulit, tulang dan taringnya. Kulit harimau dijadikan hiasan, harga kulit ini sangat mahal. Sedangkan taring dan tulang harimau digunakan untuk pengobatan
f. Badak
Badak diburu untuk diambil culanya. Cula badak diyakini dapat digunakan untuk pengobatan beberapa jenis penyakit.

Masih banyak hewan lain yang diburu oleh manusia, ikan paus diburu untuk diambil minyaknya, ular diburu untuk diambil kulitnya, , dan gajah diburu untuk diambil gadingnya.
Cara pencegahan kepunahan hewan :
  • Pembuatan cagar alam dan suaka margasatwa. Suaka Margasatwa adalah kawasan suaka alam yang mempunyai ciri khas berupa keanekaragaman dan atau keunikan jenis satwa yang untuk kelangsungan hidupnya dapat dilakukan pembinaan terhadap habitatnya
  • Pembuatan undang-undang perburuan. Undang-undang ini mengatur tentang larangan perburuan. Tujuannya adalah untuk melindungi berbagai jenis hewan dari kepunahan.
  • Mengganti bahan-bahan asli (gading, kulit ular, kulit harimau, dll)  dengan bahan tiruan atau bahan sintetis.

Ditulis oleh: sang guru
Media Belajar Diperbarui pada: Sunday, March 25, 2012

2 comments:

lumayan kumpliyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyy

oeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee

Terima kasih atas kunjungan anda. Media Belajar

Post a Comment